Home > Teknologi > Internet > Video, Wow, di Kedai Kopi Ini Semua Pelayan Cantiknya Memakai Bikini

Video, Wow, di Kedai Kopi Ini Semua Pelayan Cantiknya Memakai Bikini

Washington – Seorang pemilik coffee shop di Washington, Amerika Serikat (AS), membuat sebuah pengakuan yang cukup kontroversial belum lama ini. Ia mengatakan bahwa kedai kopinya mengalami peningkatan keuntungan yang sangat signifikan setelah para karyawannya, mulai dari barista (pembuat kopi) sampai pelayannya, mengenakan bikini selama bekerja.
Video, Wow, di Kedai Kopi Ini Semua Pelayan Cantiknya Memakai Bikini
Pemilik kedai kopi tersebut, Sarah Birnel, menilai bahwa pelayan berbikini memang tengah menjadi tren tersendiri di AS. Ketika dirinya mencoba mengaplikasikan hal tersebut, ternyata hasilnya benar-benar “mujarab”.

Dari penelusuran Harian Indo, seluruh karyawan yang bekerja di coffe shop milik Sarah mengenaka bikini dengan berbagai gaya, ada yang menutupi bagian dadanya dengan kain tipis, ada yang memakai kemeja tipis namun bagian bawahnya hanya mengenakan bikini, ada yang mengenakan pakaian renang serba transparan, dan lain-lain.

Tren ini kemudian menjadi kontroversi tersendiri di tengah masyarakat AS, yang mungkin identik dengan pemikiran liberal dan bebas.

Penasaran seperti apa wujud kedai kopi bikini milik Sarah Birnel, simak video berikut ini yang diambil dari YouTube.

(Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Hasil Survei: 80 Persen Wanita Indonesia Mengakses Film Porno Lewat Ponsel

Hasil Survei: 80 Persen Wanita Indonesia Mengakses Film Porno Lewat Ponsel

Jakarta – Situs film dewasa, Pornhub, baru saja merilis hasil surveinya terkait penggunaan perangkat mobile ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis