Home > Ragam Berita > Nasional > Hasil Survey, Elektabilitas Ahok 45 Persen, Haji Lulung 2,25 Persen

Hasil Survey, Elektabilitas Ahok 45 Persen, Haji Lulung 2,25 Persen

Jakarta – Sebuah hasil survey yang dilakukan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengungkap bahwa popularitas Basuki Tjahaja Purnama menjelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang masih belum ada yang bisa menyaingi.

Hasil Survey, Elektabilitas Ahok 45 Persen, Haji Lulung 2,25 Persen

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim Harian Indo, Senin (25/1/2016), dari beberapa nama lain yang disebut-sebut bakal maju dalam persaingan Pilgub DKI 2017, popularitas Ahok jauh lebih tinggi. Ahok mendapat afirmasi dari 94% responden, mengungguli beberapa figur lain seperti Tantowi Yahya, Ridwan Kamil, Abraham Lunggana, Hidayat Nur Wahid, ataupun Tri Rismaharini yang semuanya tidak ada yang menembus afirmasi lebih dari 90% responden.

Hingga saat ini belum ada lawan yang secara terbuka mendeklarasikan diri maju sebagai calon gubernur, mungkin karena faktor itulah banyak pihak yang menganggap Ahok dapat menjadi sosok yang tepat untuk kembali memimpin Jakarta.

Dari tingkat elektabilitas sebagai calon gubernur DKI Jakarta, Ahok juga menduduki peringkat pertama dengan memperoleh 45% suara responden, Ridwan Kamil menyusul di urutan kedua dengan 15,75% dan Tri Rismaharini menemati posisi ketiga dengan 7,75%. Adapun Haji Lulung hanya meraih 2,25% suara responden.


Baca juga:

1 Juta KTP Untuk Ahok Bakal Terealisasi Bulan Agustus 2016 ?

Belum Ada Tokoh Yang Mampu Menandingi Popularitas Ahok Di Pilgub 2017

Survey ini setidaknya dapat sedikit menggambarkan peta persaingan calon gubernur yang akan maju dalam Pilgub DKI 2017 mendatang. Survey ini sendiri melibatkan 400 responden yang tersebar di lima kota administrasi Provinsi DKI Jakarta. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

DPR Bahas Pengunduran Diri Setya Novanto di Rapat Bamus

DPR Bahas Pengunduran Diri Setya Novanto di Rapat Bamus

Jakarta – Pimpinan DPR pada Senin (11/12/2017) menggelar Rapat Pengganti Badan Musyawarah (Bamus) DPR untuk ...