Home > Ragam Berita > Nasional > FORKAB Aceh Berikan Ultimatum untuk Jokowi, Apa Isinya ?

FORKAB Aceh Berikan Ultimatum untuk Jokowi, Apa Isinya ?

Jakarta – Usulan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Sutiyoso, untuk memberikan amnesti (potongan masa tahanan) kepada Din Minimi ternyata mendapatkan tentangan dari sejumlah elemen masyarakat di Aceh. Forum Komunikasi Anak Bangsa (FORKAB) Aceh menilai bahwa rencana pemberian amnesti kepada pemimpin kelompok bersenjata tersebut justru bakal mengancam stabilitas keamanan di Aceh sendiri.

FORKAB Aceh Berikan Ultimatum untuk Jokowi, Apa Isinya ?

Din Minimi ketika maish bebas.
(sumber: Google)

FORKAB Aceh menganggap bahwa jika Din Minimi diberi amnesti, maka sama saja Pemerintah Indonesia mendukung gerakan separatis. Para pemuda Aceh itu pun mengancam akan memberontak jika Din Minimi tetap mendapatkan keringanan masa tahanan.

Sikap ini disampaikan FORKAB Aceh dalam konferensi pers yang digelar di Sekber Wartawan, Banda Aceh, Senin (25/1/2016). Mereka menilai bahwa aksi bersenjata yang dimotori oleh Din Minimi itu sudah melanggar hukum dan meresahkan warga Aceh. Oleh karenanya, pemerintah diminta untuk bertindak tegas dalam mengantisipasi pecahnya konflik, mengingat sisa-sisa kelompok tersebut diduga masih menyimpan senjata di beberapa tempat meski mereka sudah mengaku menyerahkan diri ke kepolisian.

“Jika Presiden mengeluarkan amesti dan tidak menindak tegas kita juga angkat senjata, karena mengeluarkan amnesti bagi kelompok-kelompok bersenjata ilegal di Aceh. Tindakan tersebut secara tidak langsung ikut melegalkan kelompok-kelompok kriminal di Aceh,” tutur Joni Singa Tamieng selaku juru Bicara FORKAB Aceh.

Joni menjelaskan bahwa saat ini sebenarnya sudah ada beberapa kelompok bersenjata di Aceh yang cukup mengkhawatirkan masyarakat. Tanpa sikap tegas dari pemerintah, bukan tidak mungkin kelompok-kelompok kriminal itu memutuskan bangkit dan menciptakan konflik lagi di tanah Aceh.

“Saat ini terdapat beberapa kelompok bersenjata kriminal yang meresahkan masyarakat di Aceh. Bayangkan jika kelompok-kelompok ini nantinya ikut-ikutan meminta amnesti kepada pemerintah, itu artinya lembaga hukum dan peradilan kita menjadi tidak berfungsi,” tandas Joni. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Pura-pura Ingin Bantu Masjid, Penipu Ini Justru Gondol Uang Rp 35 Juta

Pura-pura Ingin Bantu Masjid, Penipu Ini Justru Gondol Uang Rp 35 Juta

Malang – Kasus penipuan kembali terjadi di Malang, Jatim. Kali ini pelaku bergerak dengan modus ...