Home > Gaya Hidup > Tips > Ingin Hidup Lebih Lama? Pandangi Payudara Istri 10 Menit / Hari

Ingin Hidup Lebih Lama? Pandangi Payudara Istri 10 Menit / Hari

Hamburg – Bagi seorang lelaki, terutama yang sudah menginjak dewasa, payudara wanita merupakan salah satu bagian terindah yang membuat para pria tak bisa berkedip saat memandangnya. Nah, kabar baik datang untuk Anda, sebuah hasil studi yang dilakukan oleh para peneliti di Jerman mengatakan bahwa lelaki yang memandangi payudara istrinya 10 menit/hari akan menambah hidup lebih lama sampai 5 tahun.

Ingin Hidup Lebih Lama? Pandangi Payudara Istri 10 Menit / Hari

Seperti yang dilansir Times of India, Selasa (26/1/2016), studi yang dilakukan di Jerman itu sudah dipublikasikan di New England Journal of Medicine. Selain itu, hasil studi juga telah menunjukkan bahwa waktu 10 menit yang digunakan suami untuk memandang payudara istri akan sama seperti olahraga di tempat fitnes selama 30 menit.

Penelitian itu sendiri dilakukan terhadap 200 pria selama lima tahun lamanya. Pria yang rutin memandangi payudara memiliki hasil bahwa kesehatannya menjadi baik, mulai tekanan darah yang menurun, penderita penyakit jantung lebih sedikit, dan bisa terhindar dari kondisi jantung berdebar kencang.

Seorang ahli gerontologi, Dr Karen Ewatherbu, mengatakan bahwa gairah s*x seseorang memicu sirkulasi darah menjadi lebih baik, sehingga akan meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Mengapa Bau Mulut Menyerang Saat Kita Berpuasa ?

Mengapa Bau Mulut Menyerang Saat Kita Berpuasa ?

Jakarta – Bau mulut merupakan masalah yang sering kita alami saat menjalani ibadah puasa. Jelang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis