Home > Ragam Berita > Internasional > Aparat Menertibkan Restoran Yang Pasang Harga Tak Wajar

Aparat Menertibkan Restoran Yang Pasang Harga Tak Wajar

Selangor – Sebuah gerai Kopitiam dan sebuah restoran cepat saji di pusat perbelanjaan Selangor, Malaysia, digerebek aparat dari Kementerian Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi, dan Konsumen (KPDNKK) Selangor karena mendapatkan laporan dari konsumen.

Aparat Menertibkan Restoran Yang Pasang Harga Tak Wajar

Kedua restoran itu ternyata dilaporkan karena memberi harga yang tidak wajar. Segelas es Milo di kedua kedai itu dijual dengan harga RM 5,9 hingga RM 6,7 atau setara dengan Rp 19.000 hingga Rp 21.000.

Tidak hanya itu, restoran tersebut juga membanderol air hangat putih 80 sen atau setara dengan Rp 2.500.

“Informasi ini diperlukan berdasarkan Pasal 53 dari Undang-Undang,” kata Yusof Bakar, Asisten Direktur Penindakan KPDNKK, mengutip UU Pengendalian Harga Malaysia, sebagaimana dilansir dari New Strait Times (Selasa, 26/1/2016).

Petugas pun memberikan waktu seminggu kepada kedua resto untuk memberi penjelasan tentang harga tersebut. Rincian detail yang membuat harga es Milo dengan air hanyat tersebut juga diminta untuk disertakan.

Apabil jawaban yang diberikan restoran ini tak memuaskan, maka akan diberikan surat kembali.

“Kegagalan untuk memberikan penjelasan bisa menyebabkan mereka diseret ke ranah hukum,” ujar Yusof. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Europol Peringatkan Beberapa Negara Terkait Teror Kelompok Radikal

Europol Peringatkan Beberapa Negara Terkait Teror Kelompok Radikal

London – Hanya beberapa jam sebelum teror London terjadi, Rob Wainwright yang mengepalai European Police ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis