Home > Ragam Berita > Ekonomi > Sepanjang 2015, Pendapatan Freeport Turun 25,93 Persen

Sepanjang 2015, Pendapatan Freeport Turun 25,93 Persen

Jakarta – Tahun 2015 mungkin menjadi tahun yang menyesakkan bagi induk usaha PT Freeport Indonesia, yakni Freeport-McMoRan Inc (FCX). Betapa tidak, mereka mengalami penurunan pendapatan hingga mencapai 25,93 persen menjadi USD 15,87 miliar. Nilai ini berbeda cukup mencolok dari penghasilan mereka di tahun 2014, yakni mencapai USD 21,43 miliar.
Sepanjang 2015, Pendapatan Freeport Turun 25,93 Persen
Penurunan pendapatan yang demikian besar itu disebabkan oleh rendahnya harga komoditas pertambangan serta ditambah anjloknya harga minyak dan gas bumi. Perusahaan asal Amerika Serikat itu bahkan dilaporkan menderita kerugian bersih mencapai USD 12,23 miliar. Angka ini meroket sebesar 840,76 persen dibandingkan tahun 2014 yang hanya USD 1,3 miliar.

Melalui laman resmi perusahaan tersebut, Rabu (27/1/2016), Presiden dan Chief Executive Officer FCX, Richard C. Adkerson, menjelaskan bahwa harga tembaga selama tiga bulan terakhir di tahun 2015 berada di kisaran USD 2 per pound, atau sekitar 15 persen lebih rendah dari harga pada kuartal sebelumnya. Di lain tempat, harga jual minyak juga turun sebesar 37 persen menjadi USD 30,5 per barel. Faktor-faktor ini, ditambah beberapa penyebab spesifik lainnya, kemudian menyebabkan FCX limbung.

“Pasar tembaga sedang mencari keseimbangan baru akibat kondisi perekonomian global. Terutama perlambatan ekonomi China yang mendominasi sentimen pasar modal dan berpengaruh negatif terhadap harga komoditas, termasuk tembaga,” terang Adkerson. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Transfer Dana Rp 19 Triliun Yang Bikin Heboh Itu Teryata Milik 81 Nasabah WNI

Transfer Dana Rp 19 Triliun Yang Bikin Heboh Itu Ternyata Milik 81 Nasabah WNI

Jakarta – Kasus transfer dana melalui Standard Chartered Plc (Stanchart) dari Guernsey Inggris ke Singapura ...