Home > Ragam Berita > Nasional > Positif Mengandung Babi, Pedagang Soto Dan Bakso Diwajibkan Mengurus Izin

Positif Mengandung Babi, Pedagang Soto Dan Bakso Diwajibkan Mengurus Izin

Bantul – Dua tempat makan di Bantul, Yogyakarta, yang positif menggunakan daging babi sebagai bahan campurannya tampaknya sudah tutup sampai sang pemilik dari warung soto Marzuki dan penjual bakso di daerah Srandakan ini mengurus izin usaha resmi. Jika izin belum diurus, maka kedua pedagang itu tak boleh membuka daganganya kembali.

Positif Mengandung Babi, Pedagang Soto Dan Bakso Diwajibkan Mengurus Izin

Seperti saat berbicara dengan wartawan, Kamis (28/1/2016), Kepada Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Agus Rachmad Susanto, mengatakan bahwa untuk membuka kembali harus ada jaminan kelayakan karena memang kedua rpoduk mereka mengandung babi, dan izin itu merupakan salah satu jaminan.

Selain itu, Agus juga menambahkan bahwa pihaknya saat ini berusaha untuk melakukan pembinaan kepada para pemilik warung agar kejadian serupa tak terulang lagi. Sang pemilik soto sendiri, Marzuki, juga siap untuk mengurus izin karena warung itu sudah menjadi pendapatan bagi keluarganya dan agar bisa melanjutkan jualannya lagi.

Kasus in ibermula kala pemerintah setempat mengambil sampel dari beberpaa warung di daerah Bantul dan kedua warung yang memiliki unsur babi ini disuruh tutup, namun mereka tampaknya tak kapok dan sampai tiga kali diusir tak kunjung jera dan berjualan lagi, sampai akhirnya ramai diberitakan di media sosial dan akhirnya tak berani buka lagi. (Rini masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Mensos Imbau Kader NU Bisa Menghargai Perbedaan Pilhan saat Pilgub

Mensos Imbau Kader NU Bisa Menghargai Perbedaan Pilhan saat Pilgub

Jakarta – Kader Nahdlatul Ulama (NU) yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sosial, Khofifah Indar ...