Home > Ragam Berita > Nasional > SPPI Mencurigai Adanya Faktor Kesengajaan Dalam Musibah Kebakaran Pasar Tradisional

SPPI Mencurigai Adanya Faktor Kesengajaan Dalam Musibah Kebakaran Pasar Tradisional

Jakarta – Pemerintah tampaknya harus mengevaluasi program Revitalisasi Seribu Pasar Tradisional setelah diduga ada penyalahgunaan dalam pelaksanaannya di tingkat daerah. Hal tersebut diindikasikan oleh makin banyaknya peristiwa kebakaran yang terjadi di sejumlah pasar tradisional di beberapa daerah.

SPPI Mencurigai Adanya Faktor Kesengajaan Dalam Musibah Kebakaran Pasar Tradisional

(Foto: Kebakaran di Pasar Johar, Semarang, 9 Mei 2015)

Berdasar pengamatan tim Harian Indo, Selasa (2/2/2016), program yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo ini sebenarnya bertujuan baik, namun menurut Burhan Saidi selaku Ketua Umum Serikat Pedagang Pasar Indonesia (SPPI) program ini perlu dievaluasi.

“Bukannya menuduh, karena itu wewenang polisi, namun kebarakan pasar yang marak terjadi sepanjang tahun 2015 seolah ada unsur kesengajaan oleh beberapa pemerintah daerah demi mendapat kucuran dana dari program revitalisasi seribu pasar,” ungkap Burhan, Senin (1/2) kemarin.

Menurut data SPPI, dari 9.500 pasar tradisional yang terdaftar di seluruh Indonesia, terdapat 250 kasus kebakaran yang terjadi di sepanjang tahun 2015. Ini merupakan rekor baru, setelah di tahun-tahun sebelumnya kebakaran tercatat selalu di bawah 100 kasus.


Baca juga:

Ibu Rumah Tangga di Depok : “Apa-apa Mahal, Banyak Warga Menyesal Pilih Jokowi”

Syamsuddin Anggir: “Rakyat Semakin Hilang Kepercayaan, Jokowi Tidak Becus Memimpin”

Kebakaran di sejumlah pasar tradisional ini paling banyak terjadi di wilayah Sumatera dan Jawa. Melihat tren ini, perlukah pemerintah mengevaluasi program revitalisasi seribu pasar? (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

Jakarta – Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, mengharapkan pergantian Kepala Kepolisian Daerah Polda ...