Home > Hiburan > Gosip > Reza Pahlevi Blak-blakan Menyebut Indra Bekti Pernah Gerayangi Itunya

Reza Pahlevi Blak-blakan Menyebut Indra Bekti Pernah Gerayangi Itunya

Jakarta – Masalah demi masalah terus mendatangi presenter dan artis serba bisa Indra Bekti. Setelah sebelumnya dirinya diadukan ke polisi oleh pemain FTV, Lalu Gigih Arsanofa, kini muncul lagi nama baru, seorang artis pendatang baru bernama Reza Pahlevi.

Heboh, Reza Pahlevi Juga Mengaku Tubuhnya Pernah Digerayangi Oleh Indra Bekti

Serupa dengan Lalu Gigih, Reza Pahlevi juga mengaku dijanjikan Indra akan diorbitkan karirnya di dunia hiburan Tanah Air. Dan sama seperti Lalu Gigih, Reza juga sempat diundang Indra untuk mampir ke Studio di kawasan Radio Dalam, Jakarta. Bukannya mendapatkan job, arahan karir, atau semacamnya, Reza justru mendapatkan pelecehan seksual dari artis yang sudah beristri itu.

“Aku disuruh datang (ke Radio Dalam) dan pintu dikunci. Kok Kak Bekti langsung buka baju, buka celana saya juga. Semua dibuka sama dia. Kata dia, aku disuruh nurut aja,” kenang Reza dengan mata yang berkaca-kaca.

Reza sebenarnya merasa sangat aneh dan terganggu dengan sikap Indra tersebut. Namun kala itu, dirinya masih percaya dan nurut saja kepada Indra.

“Akhirnya setelah baju dan celana saya dia buka, dia langsung pegang itu (kemaluan) saya. Ya saya nggak bisa kemana-mana karena pintunya kan dikunci sama dia,” paparnya lagi. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Nikita Mirzani Pamer Perut Rata, Ada Warna Merah Dibawah Pusar

Nikita Mirzani Pamer Perut Rata, Ada Warna Merah Dibawah Pusar

Jakarta – Bukan Nikita Mirzani namanya kalau tidak membuat kehebohan di jejaring sosial Instagram. Seperti ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis