Home > Ragam Berita > Nasional > Deddy Mizwar Menuding Walikota Bogor Telah Melawan Peraturan Presiden

Deddy Mizwar Menuding Walikota Bogor Telah Melawan Peraturan Presiden

Bogor – Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, mengaku kesal dengan langkah Bima Arya selaku Wali Kota Bogor yang memindahkan stasiun akhir light rail transit (LRT) dari Baranangsiang ke Tanah Baru.

Deddy Mizwar Menuding Walikota Bogor Telah Melawan Peraturan Presiden

Deddy berpendapat, Bima harusnya patuh pada Peraturan Presiden (Perpres) yang menetapkan titik akhir LRT di Terminal Baranangsiang, Bogor Timur.

Pemerintah Kota Bogor tidak perlu melawan Perpres,” kata Deddy kepada awak media (Sabtu, 6/2/2016).

Mantan aktor tersebut menegaskan, koordinasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi sudah menyepakati untuk tetap menaati isi Perpres nomor 98/2015. Isinya tentang perpecapatan penyelenggaraan kereta api ringan dengan titik akhir koridor Jakarta-Bogor, di Terminal Baranangsiang.

Isi dari Perpres tersebut pun telah disesuaikan dengan kondisi wilayah. Sehingga menurutnya, Kota Bogor sudah seharusnya mengikuti isi peraturan yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Pemkot Bogor juga harus memberikan jaminan penuh terhadap realisasi LRT. Perpres itu sudah mengatur semua terkait pembangunan, dan pemilihan lokasi terminal Baranangsiang juga sudah sesuai dengan semua proses maupun kajian,” ungkapnya.

“Sudahlah, kalau Perpresnya meminta ke Terminal Baranangsiang, Pemkot Bogor tinggal memberikan dukungan penuh untuk realisasinya. Siapkan lokasi terminal Baranangsiang sebagai pusat simpul penanganan transportasi dan angkutan Kota Bogor,” tutup Deddy. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Pria Ini Bangga Bisa Punya Mobil Milik Koruptor

Pria Ini Bangga Bisa Punya Mobil Milik Koruptor

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengadakan acara lelang pada hari jumat (22/09/2017) kemarin di ...