Home > Ragam Berita > Nasional > Cagub DKI dari Gerindra Telah Melihat Kelemahan Ahok

Cagub DKI dari Gerindra Telah Melihat Kelemahan Ahok

Jakarta – Bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno, telah melihat kelemahan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dalam menghadapi Pilgub DKI tahun 2017 mendatang. Menurutnya, Ahok masih kurang harmonis dengan keseluruhan warga Ibukota.
Cagub DKI dari Gerindra Telah Melihat Kelemahan Ahok
Saya percaya Ahok punya track record yang cukup mumpuni, tapi kalau beliau tidak memperhatikan grass root. Strategi saya turun ke bawah dan merangkul masyarakat bawah akan lebih jitu karena saya tawarkan solusi bukan muluk-muluk. Bisa langsung dirasakan dan kerja keras itu akan lebih jitu kalau dimulai niat yang serius gimana Jakarta lebih baik tanpa pecah belah,” tutur Sandiaga kepada wartawan saat dijumpai di kantor DPC Gerindra Jakarta Utara, Sabtu (6/2/2016).

Kurang harmonisnya hubungan Ahok dengan warga DKI dinilai Sandiaga sebagai faktor utama rendahnya serapan APBD DKI Jakarta pada tahun 2015 lalu. Selain itu, Ahok juga dinilainya bersikap terlalu keras terhadap bawahan yang melakukan kesalahan.

“Akan berakibat ke ekonomi bergerak lebih lambat. Perlu strategi jitu bagi DKI untuk mencari cara meningkatkan serapan itu misal dengan cara good government dan insentif. Kalau nggak bisa menyerap saya nggak mungkin bisa memimpin perusahaan 28 tahun,” lanjut Sandiaga.

“Caranya berpikir outside the box dengan junjung anti korupsi. Ini strategi yang bisa tingkatkan serapan. Kedua, harus ubah mindset. Kultur kita baik sebenarnya gotong royong. Kalau mereka (bawahan Ahok) disentuh hatinya saya yakin akan meningkatkan efektivitas dan penyerapan,” imbuhnya.

Kesalahan Ahok lainnya yang dicermati Sandiaga adalah cara Ahok mengatasi masalah banjir di Jakarta yang dengan mudah menggusur warga lalu secara langsung menawarkan rumah susun sebagai relokasinya. Harusnya, lanjut Sandiaga, warga diajak berdiskusi terlebih dahulu sebelum mengambil langkah yang tegas semacam itu. Hal inilah yang sempat dipraktikkan oleh Presiden Jokowi ketika masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

“Terus terang presiden kita punya track record yang benar. Pak Jokowi ngajarin kita diwongke (dianggap orang). Dibikin ekosistemnya sehingga mereka masuk (mau). Saya di pasar tradisional hadapi masalah yang sama juga,” terang Sandiaga lagi. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Yusril Ihza Mahendra Sebut Kasus Habib Rizieq Bukan Kriminalisasi

Yusril Ihza Mahendra Sebut Kasus Habib Rizieq Bukan Kriminalisasi

Jakarta – Pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra, menyebutkan bahwa kasus yang menimpa Imam ...