Home > Ragam Berita > Nasional > Terbongkar, Tarif PSK di Kalijodo Berkisar Rp 200 Ribuan ke Bawah

Terbongkar, Tarif PSK di Kalijodo Berkisar Rp 200 Ribuan ke Bawah

Jakarta – Kalijodo, merupakan sebuah lokasi prostitusi dan hiburan malam yang cukup tenar di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Nama Kalijodo seakan melegenda karena selain cukup awet beroperasi, lokalisasi ini menawarkan jasa yang “terjangkau” oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.

Terbongkar, Tarif PSK di Kalijodo Berkisar Rp 200 Ribuan ke Bawah

Ilustrasi kehidupan malam.
(sumber: Google)

Dari informasi yang sampai ke meja redaksi Harian Indo, Rabu (10/2/2016), untuk bisa menikmati layanan dari perempuan-perempuan penjaja kenikmatan di Kalijodo, seorang konsumen hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu untuk sekali “main”. Harga ini tentunya sangat jauh lebih murah ketimbang membooking model-model cantik nan seksi yang “kerja sambilan” menawarkan tubuhnya dengan harga jutaan.

“Dari 100-200 ribu tarifnya, tergantung dari umur sama body-nya,” terang Sanim, salah satu tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Kalijodo, Selasa (9/2/2016).

Selain itu, Kalijodo juga menyediakan perempuan dari berbagai usia. Mulai dari yang masih ABG, sampai yang sudah senior.

“Di sini (Kalijodo) dari yang usianya masih belasan sampe yang udah 50 tahunan juga ada,” lanjut Sanim.

Dengan tarif yang demikian murah, Kalijodo pun hampir tiap malam dipadati oleh pengunjung.

“Macem-macem, ada yang datangnya pake motor ada juga yang pake mobil,” terang salah satu pemilik warung makan yang tak mau disebutkan namanya.

Namun demikian, keberadaan Kalijodo sebagai lokalisasi ini sedang terancam oleh rencana Pemprov DKI Jakarta yang berencana untuk membongkarnya. Pemprov DKI memang berencana mengubah kawasan mesum ini menjadi sebuah kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama dengan sejumlah ormas rencananya ...