Home > Travel & Kuliner > Kuliner > Nikmati Pedas Manisnya Bandeng dengan Resep Pindang Bandeng Kecap

Nikmati Pedas Manisnya Bandeng dengan Resep Pindang Bandeng Kecap

Jakarta – Bandeng merupakan ikan yang memiliki cita rasa yang sangat tinggi. Namun demikian, terkadang kita suka jenuh memasak bandeng dengan resep-resep “konvensional” seperti misalnya digoreng biasa, di masak asam manis, ataupun di presto.
Nikmati Pedas Manisnya Bandeng dengan Resep Pindang Bandeng Kecap
Oleh karena itu, kali ini Harian Indo akan menghadirkan satu variasi resep bandeng yang bisa anda coba di rumah. Dilansir dari buku 525 Kumpulan Resep Mak Nyusss!, karya Ny. Prudianti Tedjokusuma, Kamis (11/2/2016), berikut ini kami tampilkan resep “Pindang Bandeng Kecap” yang menghadirkan sensasi gurih, manis, dan sekaligus pedas.

Bahan-bahan:

2 ekor ikan bandeng
500 ml air
10 buah cabai rawit
3 buah cabai merah, potong kasar
5 siung bawang merah
2 siung bawang putih
1 batang serai, memarkan
1 lembar daun salam
1 potong lengkuas dimemarkan
5 sdm kecap manis
Air asam yang kental

Cara membuat:

1. Setelah dipotong-potong, lumuri ikan dengan asam dan garam, biarkan 10 menit (1 sdm garam + 3 sdm makan air asam);

2. Potong tipis bawang merah dan bawang putih. Lalu tumis hingga layu;

3. Masukkan cabai rawit, cabai merah, daun salam, serai dan lengkuas. Kemudian tuang air, kecap dan air asam 1 sdm. Masak ikan hingga matang;

4. Angkat dan sajikan selagi hangat.

Selamat mencoba ~ !

(Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

Resep Bakmi Puyuh, Hidangan Mewah untuk Akhir Pekan

Jakarta – Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Menikmati sajian istimewa ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis