Home > Ragam Berita > Internasional > Memilukan, 470 Ribu Orang Tewas Akibat Perang Berkelanjutan Di Suriah

Memilukan, 470 Ribu Orang Tewas Akibat Perang Berkelanjutan Di Suriah

Jakarta – Konflik berkepanjangan yang terjadi di negara Suriah tampaknya sudah memakan banyak sekali korban jiwa. Berdasarkan lembaga nirlaba independen, saat ini korban tewas diperkiraakan sudah menembus angka 400.000 dalam kekerasa saat terjadiya konflik itu, dan 70.000 meninggal karena kekurangan kebutuhan pokok seperti makanan, kesehatan, air, dan tepat tinggal.

Memilukan, 470 Ribu Orang Tewas Akibat Perang Berkelanjutan Di Suriah

Seperi yang dilanisr VOA Indonesia, Kamis (11/2/2016), lembaga itu menyatakan bahwa suda 11,5% dari total penduduk Suriah yang telah meninggal dunia sejak terjadinya konflik dari tahun 2011 silam. Angka yang dicatat oleh lembaga itu merupakan nilai yang sama dengan penghitungan yang dilaporkan oleh surat kabar terkemuka Inggris, The Guardian.

Beberapa waktu yang lalu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat bahwa korban yang meninggal di Suriah adalah 250.000 dan 12 juta warga kehilangan rumah. Namun, PBB pada waktu itu berhenti untuk menghitung jumlah korban pada tahun 2014 karena kekurangan akses untuk dapat menuju sumber-seumber informasi yang bisa diertanggung jawabkan ataupun kredibel. Semoga konflik yang ada di Suriah segera berhenti agar tidak bertambah lagi korban yang kehilangan nyawanya. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Pelaku Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande Keturunan Libya

Pelaku Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande Keturunan Libya

Manchester – Pihak kepolisian Manchester memastikan pelaku bom bunuh diri di konser Ariana Grande pada ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis