Home > Hiburan > Musik > Simak, Penyanyi Ganteng Ini Punya Pandangan Tersendiri Tentang Hari Valentine

Simak, Penyanyi Ganteng Ini Punya Pandangan Tersendiri Tentang Hari Valentine

Jakarta – Perayaan hari Valentine yang akan jatuh pada esok hari tampaknya dilakukan oleh beberapa pasangan di dunia, tak terkecuali di Indonesia. Salah satu penyanyi lokal, Maruli Tampubolon, tampak juga memberikan makna bahwa Hari Valentine tak cuma sekedar hari kasih sayang tapi juga sebagai bentuk dari perbahan sikap hidup.

Simak, Penyanyi Ganteng Ini Punya Pandangan Tersendiri Tentang Hari Valentine

Seperti saat berbicara kepada wartawan, Jumat (12/2/2016), Marulli Tampubolon mengatakan bahwa Valentine adalah jika misalnya kita bisa memberikan kasih saynga, harapa, dan inspirasi kepada diri sendiri yang pada akhirnya orang lain bisa melihat bahwa kita menjadi lebih baik.

Selain itu, Maruli juga menambahka bahwa valentine juga bisa menginspirasi kita untuk berbuat kepada lingkungan rumah dan sekitarnya untuk bisa menjadi contoh yang baik. Suami dari Paramita Soedajo ini menyatakan bahwa sebaiknya kita memperbaiki diri agar lebih baik entah kepada pasangan, orang tua, atau lainnya.

Terkait valentine tahun ini, Maruli pun juga telah menyiapkan kado spesial untuk istri tercintanya, meski dirinya enggan untuk memberitahukannya kepada media apa hadiah yang akan diberikannya kepada Paramita. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

BTS Kalahkan Harry Styles dan Niall Horan di Billboard Twitter Top Tracks

BTS Kalahkan Harry Styles dan Niall Horan di Billboard Twitter Top Tracks

Seoul – Kepopuleran boyband Bangtan Boys (BTS), sukses mengalahkan penyanyi solo Harry Styles dan Niall ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis