Home > Ragam Berita > Nasional > Masyarakat Tak Hiraukan Fatwa Haram Perayaan Valentine dari MUI

Masyarakat Tak Hiraukan Fatwa Haram Perayaan Valentine dari MUI

Jakarta – Meski Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah lembaga Islam lainnya telah memperingatkan dan menghimbau bahwa perayaan Hari Valentine hukumnya adalah haram, warga Jakarta tampaknya tak menghiraukan seruan tersebut.
Masyarakat Tak Hiraukan Fatwa Haram Perayaan Valentine dari MUI
Hal ini terlihat dari naiknya permintaan bunga sebagaimana yang terjadi di Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta Barat. Para pedagang di pasar tersebut mengakui bahwa mereka mengalai peningkatan penjualan bunga menjelang dan bertepatan dengan Hari Valentine. Fenomena ini pun wajar terjadi di setiap tahunnya menjelang tanggal 14 Februari.

“Kalau hari valentine setiap tahunnya memang tinggi (permintaannya), ada yang beli langsung (mendatangi kios bunga) ada juga lewat perantara kurir. Tapi kalau yang pakai kurir biasanya beli banyak bunga karena diantar langsung ke orangnya masing-masing,” kata Murni, salah satu pedagang bunga di Pasar Bunga Rawa Belong, Minggu (14/2/2016).

Salah satu pembeli bunga bernama Ryan mengaku tak begitu mempedulikan fatwa haram yang telah dikeluarkan oleh MUI. Menurutnya, selama dirayakan dengan sederhana dan tidak aneh-aneh, seperti misalnya memberikan bunga atau coklat, Hari Valentine sah-sah saja dirayakan.

“Menurut saya sih enggak terlalu berpengaruh ya. Hari valentine kan berarti hari kasih sayang, yah lebih diungkapin lewat pemberian barang aja. Pakai bunga atau coklat biasanya. Selama enggak merugikan orang enggak apa-apa sih menurut saya,” tandas Ryan. (Galang Kenzie Ramadhan – harianindo.com)

x

Check Also

PKB Tanggapi Santai Pilihan PAN Terkait UU Pemilu

PKB Tanggapi Santai Pilihan PAN Terkait UU Pemilu

Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak mempermasalahkan perbedaan sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang ...