Home > Ragam Berita > Nasional > Megawati Mendadak Tagih Janji SBY, Soal Apa ?

Megawati Mendadak Tagih Janji SBY, Soal Apa ?

Jakarta – Megawati Soekarnoputri mengeluhkan kurangnya penghargaan bagi Pancasila. Menurutnya, hari Pancasila seharusnya dijadikan hari libur nasional seperti yang pernah dijanjikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika menjadi presiden.

Megawati Mendadak Tagih Janji SBY, Soal Apa ?

Saya mau nagih janji Pak SBY yang dulu bilang mau dijadikan hari libur nasional, tapi sampai sekarang boro-boro,” kata Megawati dalam acara “Seminar Nasional dan Bedah Buku Mental Pancasila Sebagai Ekspresi Semangat Sumpah Pemuda”, di Jakarta Convention Center (Selasa, 27/10/2015).

Mega lebih lanjut mempertanyakan apakah tidak dijadikannya hari Pancasila sebagai hari libur nasional ada kaitannya karena Soekarno yang menjadi salah satu penyusun.

“Kalau bukan Bung Karno, dijadiin tanggal libur enggak ya? Nanti saya di-bully lagi,” ujarnya.

Menurutnya, Pancasila harus mendapat penghargaan karena merupakan dasar negara dan dilahirkan dengan proses yang amat panjang.

Dalam acara tersebut, turut dibahas buku Revolusi Pancasila oleh Yudi Latif. Buku setebal 208 halaman ini menceritakan kembali soal pentingnya penanaman nilai-nilai pancasila.

Beberapa tokoh penting juga hadir seperti Ketua MPR Zulkifli Hasan, Emil Salim, Tri Sutrisno, Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat, dan Hidayat Nur Wahid. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Beredar Foto Bocah Kecil Ikut Demo 161 Meski Kakinya Patah

Beredar Foto Bocah Kecil Ikut Demo 161 Meski Kakinya Patah

Jakarta – Walaupun dalam kondisi tidak sehat, seorang anak asal Penjaringan, Jakarta Utara, tetap nekat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis