Home > Ragam Berita > Nasional > Cerita Nahas Gadis 13 Tahun Yang Digilir Oleh 11 Pemuda

Cerita Nahas Gadis 13 Tahun Yang Digilir Oleh 11 Pemuda

Bangkalan – Sebuah kasus pemerkosaan kembali terjadi di Indonesia dan kali ini nasib malang menimpa seorang gadis berusia 13 tahun, sebut saja Rosa. Kisah nahas ini sangat membuat miris, pasalnya gadis lugu ini digilir oleh 11 orang pemuda dan membuatnya mengalami trauma berat.

Cerita Naas Gadis 13 Tahun Yang Digilir Oleh 11 Pemuda

Berdasar hasil penelusuran tim Harian Indo, Jumat (19/2/2016), kasus pemerkosaan yang terjadi di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur ini terungkap setelah orangtua korban melaporkan kejadian ini ke polisi.

Dalam laporan tersebut terkuak bahwa nasib malang Rosa terjadi pada Minggu (7/2) lalu di sebuah perbukitan yang terletak di Kecamatan Geger, Bangkalan. Awalnya Rosa menerima ajakan sang pacar yang berinisial IS untuk berkencan di sebuah perbukitan. Namun sesampainya di lokasi, korban justru disekap dan diperkosa secara bergiliran oleh 11 pemuda, hingga akhirnya ditemuak warga dalam kondisi memilukan.

AKP Ipung Abdul Muiz selaku Kasubag Humas Polres Bangkalan mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya telah mengamankan dua orang tersangka dari 11 pemuda bejat tersebut. Mereka adalah ASP (17) dan IMR (17), keduanya masih berstatus sebagai pelajar SMA.

Sementara itu pacar Rosa yang menjadi tersangka utama masih terus diburu pihak kepolisian. Dalam pemeriksaan, dua pelaku yang sudah tertangkap mengaku diajak oleh pacar Rosa.


Baca juga:

KPAI Menilai Artis Melambai Berikan Pengaruh Buruk Pada Anak

Terbukti Cabul, Oknum Brimob Dijatuhi Hukuman Penjara 10 Tahun Lebih

Para pelaku pemerkosaan ini terancam hukum pidana maksimal 13 tahun setelah dikenakan Pasal 80 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Bakal Benahi Alur Pengaduan Warga di Balai Kota

Anies Bakal Benahi Alur Pengaduan Warga di Balai Kota

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan warga tidak pernah dilarang datang ke Balai ...