Home > Hiburan > Gosip > Ita Lydia Grace Violita, Putri Persahabatan 2015 Yang Juga Seorang Pengacara

Ita Lydia Grace Violita, Putri Persahabatan 2015 Yang Juga Seorang Pengacara

Surabaya – Wajah cantik dan otak cemerlang merupakan dambaan bagi hampir setiap wanita yang ada di dunia. Dua hal itulah yang juga dimiliki dari Ita Lydia Grace Violita, Ning Surabaya tahun 2013 yang saat ini juga berprofesi sebagai pengacara.

Ita Lydia Grace Violita, Putri Persahabatan 2015 Yang Juga Seorang Pengacara

Usai menang sebagai Ning Surabaya pada tahun 2013, Ita Lydia Grace Violita pun ingin untuk melebarkan sayap dan pada akhirnya dirinya mencoba peruntungan mendaftar dan mengikuti ajang Puteri Indonesia 2015 untuk mewakili Jawa Timur. Vio pun tampak senang dan sudah banyak mendapatkan pengalaman yang berharga dengan ikut ajang ini.

Seperti saat berbicara dengan wartawan, Sabtu (20/2/2016), Ita Lydia Grace Violita mengatakan bahwa ajang ini memberikan banyak manfaat dan dia juga bisa berinteraksi dengan banyak orang. Selain itu, Vio menambahkan bahwa ajang ini dia banyak belajar tentang cara jalan di catwalk, nambah ilmu pariwisata, budaya Indonesia, dan beberapa ilmu lainnya yang tak didapatnya di bangus sekolah ataupun kuliah.

Tak hanya itu, Ita Lydia Grace Violita juga tercatat sebagai pengacara di salah satu tim pengacara sejak tahun 2014 lalu. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Ruben Onsu Unggah Postingan Ini, Netizen : "Captionnya Cocok Buat Ayu Ting Ting"

Ruben Onsu Unggah Postingan Ini, Netizen : “Captionnya Cocok Buat Ayu Ting Ting”

Jakarta – Baru-baru ini, salah seorang presenter Ruben Onsu diduga menyindir perseteruan antara pedangdut Ayu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis