Home > Ragam Berita > Nasional > Belasan Alat Berat Mulai Terlihat Didekat Kawasan Kalijodo

Belasan Alat Berat Mulai Terlihat Didekat Kawasan Kalijodo

Jakarta – Usia kawasan Kalijodo sepertinya hanya tinggal menghitung jam. Pada hari Senin (29/2/2016), kawasa yang dikenal sebagai pusat prostitusi dan judi ini akan disapu bersih oleh Pemprov DKI Jakarta guna menyediakan jalur hijau.

Belasan Alat Berat Mulai Terlihat Didekat Kawasan Kalijodo

Sejak Minggu (28/2/2016) pagi, ratusan pemilik rumah semi permanen yang ada di Kalijodo pun sudah terlihat sibuk membongkar bagian rumah semi permanen mereka.

Yahya, 45, seorang warga RT 003 Kalijodo yang tengah membongkar rumahnya menyatakan mengumpulkan sisa-sisa bangunan yang masih bisa dijual.

Ketimbang menunggu petugas datang untuk melakukan pembongkaran, Yahya pun memilih untuk membongkar sendiri rumah yang sudah dibangunnya puluhan tahun lalu.

“Iya diambilin aja, terus dijual. Kalau besok dibongkar petugas kami nggak dapat apa-apa. Hari ini semua barang-barang kami didalam juga hampir selesai di rapikan,” ungkapnya.

Yahya rencananya akan pindah warga Kalijodo lainnya ke kawasan rusun Marunda, Jakarta Utara. Ia akan ikut rombongan warga lainnya yang juga akan menempati rusun tersebut.

“Kami ikut ke rusun, kemarin sudah daftar tapi belum tahu dapat rusun yang mana,” teranngnya.

Di sisi lain, tidak ada kegiatan bongkar-membongkar di rumah puluhan warga yang menolak untuk direlokasi. Meskipun di rumah para warga tersebut telah dipasang surat pemberitahuan eksekusi sebelum pembongkaran Senin nanti. Namun, warga tetap bertahan di Kalijodo dan meminta penangguhan pembongkaran.

“Kami tidak mau pindah, kami akan bertahan sampai besok pagi,” ujar salah seorang warga.

Selain aktivitas para warga Kalijodo yang menunggu detik-detik eksekusi. Keseriusan pembabatan habis kawasan Kalijodo terlihat dengan adanya belasan unit alat berat yang terparkir di kawasan Jalan Bidara Raya.

Sementara itu di tempat lain, Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi menyatakan pihaknya masih menunggu hingga malam ini para warga yang nekat bertahan berubah pikiran sebelum akhirnya pemerintah melakukan pembongkaran. Pihaknya pun tak berhenti membujuk para warga Kalijodo agar mau dipindah ke rusun yang telah tersedia.

“Hari ini masih kita lakukan pendekatan agar mau pindah. Kita tunggu sampai malam nanti, kalau mereka tetap bertahan mereka akan ditertibkan paksa aparat. Karena tengat waktu SP3 berakhir hari ini,” ujarnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

FPI Berharap Kapolda Baru Bisa Segera Rampungkan Kasus Pornografi

Jakarta – Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro, mengharapkan pergantian Kepala Kepolisian Daerah Polda ...