Home > Ragam Berita > Nasional > Warga Kalijodo Gelar Doa Bersama Sebelum Alat Berat Robohkan Bangunan Mereka

Warga Kalijodo Gelar Doa Bersama Sebelum Alat Berat Robohkan Bangunan Mereka

Jakarta – Saat ini ribuan aparat gabungan Polda Metro Jaya, TNI, dan Satpol PP telah usai menggelar eksekusi penggusuran kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara. Sejak dimulai pada pukul 07.00 WIB, proses penggusuran berjalan lancar dan berakhir sekitar pukul 14.00 WIB.

Warga Kalijodo Gelar Doa Bersama Sebelum Alat Berat Robohkan Bangunan Mereka

Meskipun tidak ada perlawanan dari pihak warga Kalijodo, ada beberapa kejadian menarik selama proses penggusuran. Salah satunya adalah ada warga yang meminta izin agar diberi kesempatan menggelar doa bersama sebelum rumahnya dirobohkan oleh eskavator.

Warga tersebut bernama Leo yang merupakan warga Kalijodo RT 04 RW 05 Kelurahan Penjagalan, Jakarta Utara. Leo tampak terlihat sibuk membongkar sendiri rumahnya dan meminta waktu agar dirinya dan keluarga diberi kesempatan untuk berdoa bersama.

“Setelah barang semua sudah dievakuasi, saya minta sedikit waktu untuk berdoa di rumah saya untuk yang terakhir kalinya,” ungkap Leo sesaat sebelum rumah dirobohkan alat berat eskavator.


Baca juga:

2 Alat Berat Robohkan Gereja Bethel Di Kalijodo Hari Ini

Foto Suasana Terkini Kalijodo Pasca Penggusuran

Petugas pun memberi kelonggaran waktu hingga sekitar pukul 14.00 WIB sebelum akhirya eskavator beraksi meratakan bangunan. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Jerat Perampok Pulomas Pasal 340 KUHP

Jakarta – Menurut penuturan penyidik Polres Metro Jakarta Timur, pihaknya mengupayakan agar pelaku perampokan yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis