Home > Olahraga > Bola > Ignazio Abate Tidak Ingin Sang Pelatih Meninggalkan AC Milan

Ignazio Abate Tidak Ingin Sang Pelatih Meninggalkan AC Milan

Milan – Bek AC Milan Ignazio Abate menjelaskan, dirinya dan rekan-rekannya berharap Sinisa Mihajlovic tidak pergi dari Rossoneri. Sebagimana diketahui, Mihajlovic baru ditunjuk sebagai pelatih AC Milan pada awal musim 2015–2016 ini.

Ignazio Abate Tidak Ingin Sang Pelatih Meninggalkan AC Milan

Namun, di bawah asuhan Mihajlovic, AC Milan menjadi lebih baik ketimbang dilatih Filippo Inzaghi. Meski tidak terlalu mulus, Abate dkk kini berhasil mendapatkan form terbaik. Mereka tampil solid di setiap laga. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari jasa sang pelatih. Dia bersusah payah membangun skuad dari awal musim ini.

Karena itu, Abate mengungkapkan, jika Mihajlovic keluar dari Milan, fondasi yang dibangunnya bakal rontok sebelum menjadi kukuh. Kerja keras pemain Milan dalam memperbaiki penampilan dan mendongkrak spirit pun bakal sia-sia.

”Rekan-rekan saya dan saya sendiri sudah mengatakan bahwa sungguh disayangkan apabila kami memulai lagi dari awal tahun depan,” ujar Abate, sebagaimana diberitakan Football Italia pada Selasa (1/3/2016).

”Pertama-tama kami harus membangun pondasi, dan sekarang kami memiliki sebuah rumah. Tak ada seorang pun yang mengatakan pada kami bahwa pelatih tak akan berada di sini lagi tahun depan,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Akan Jalani Laga Ke 1000-nya, Gianluigi Buffon Sangat Antusias

Akan Jalani Laga Ke 1000-nya, Gianluigi Buffon Sangat Antusias

Turin – Salah seorang kiper Juventus, Gianluigi Buffon akan kembali membuat catatan istimewa. Catatan tersebut ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis