Home > Ragam Berita > Nasional > Bripda Nina Oktoviana, Polisi Cantik Anggota Gegana Brimob Polda Aceh

Bripda Nina Oktoviana, Polisi Cantik Anggota Gegana Brimob Polda Aceh

Banda Aceh – Mayoritas Detasemen Gegana Brimob Polda Aceh adalah kaum adam. Namun, siapa sangka, di balik perlengkapan yang komplit itu, ada sosok manis yang bersembunyi.

Bripda Nina Oktoviana, Polisi Cantik Anggota Gegana Brimob Polda Aceh

Ya, dengan menenteng senapan laras panjang Steyr AUG, seorang perempuan. Salah seorang di antaranya adalah Bripda Nina Oktoviana.

Sejak bergabung dengan personel di Detasemen Gegana Brimob Polda Aceh, kehadiran Bripda Nina pun menarik perhatian. Sebab, hanya segelintir kaum hawa saja yang bergabung dengan profesi tersebut. Maklum, ketahanan fisik luar biasa sangat dibutuhkan.

Alasan Nina bergabung cukup sederhana. Dia kagum dengan para personel Brimob yang berseragam lengkap. Karena itu, dia menjadi polisi dengan kompetensi khusus tersebut.

”Ini sangat menantang bagi saya. Dulu pada 2003, saat kondisi Aceh bergolak, saya melihat banyak personel Brimob berjaga-jaga di desa kami. Menurut saya, tugas mereka sangat menantang, antara hidup dan mati. Saya juga ingin seperti itu,” katanya saat kepada media setelah berlatih di Markas Detasemen Gegana Brimob Polda Aceh pada Senin (7/3/2016).

Nina menceritakan, setelah tamat Sekolah Menengah Kejuruan Penerbangan (SMK Penerbangan) di Banda Aceh, perempuan asal Samahani, Kabupaten Aceh Besar, tersebut melanjutkan sekolah polwan daripada pilot. Setelah lulus pada 2013, Nina pun bergabung dengan satuan Brimob dengan spesifikasi gegana di jajaran Polda Aceh.

Nah, pada Januari 2014, Nina resmi menjadi polwan sejak. Dia pun ditugaskan di Polda Aceh. Sejak itu, sosoknya kerap diperbincangkan.

Sejak resmi menjadi polwan, dia tertantang berkiprah bersama pasukan khusus polisi. Hampir setengah tahun masa orientasi di Mapolda Aceh, alumnus SMK Negeri Penerbangan Banda Aceh tersebut mengajukan permohonan mutasi ke satuan Brimobda.

”Saya opunya cita-cita menjadi anggota Korps Brimob. Sebab, saya senang dengan tantangan. Menurut saya, seluruh ilmu di sini berbeda dari ilmu kepolisian secara umum. Ini yang membuat saya tertarik dan tertantang di sini,” katanya.

Selain itu, gadis 23 tahun tersebut pernah menjalani gemblengan di Pusat Pendidikan Korps Brimob Watukosek, Gempol, Pasuruan. Dia merupakan satu-satunya siswa berhijab di antara 18 polwan saat itu. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Gunung Agung Disebut Memperlihatkan Tanda-Tanda Mirip Tahun 1963

Gunung Agung Disebut Memperlihatkan Tanda-Tanda Mirip Tahun 1963

Denpasar – Aktifnya kembali Gunung Agung di Bali membuat warga yang tinggal di radius 6 ...