Home > Ragam Berita > Nasional > Ratna Sarumpaet: 99 Persen Saya Yakin Ahok Terlibat Korupsi Sumber Waras

Ratna Sarumpaet: 99 Persen Saya Yakin Ahok Terlibat Korupsi Sumber Waras

Jakarta – Sebuah acara yang ditayangkan di salah satu stasiun TV swasta pada Selasa malam (8/3) kembali bikin heboh. Program debat yang membahas tentang kandidat cagub DKI dan penantang incumbent tersebut diwarnai debat seru.

Ratna Sarumpaet: 99 Persen Saya Yakin Ahok Terlibat Korupsi Sumber Waras

Nah, ada sebuah moment yang menarik. Kejadian tersebut pun menarik perhatian pemirsa. Yakni, Anton Medan keluar dari acara tersebut. Penyebabnya adalah narasumber Ratna Sarumpaet yang berbicara dengan keras.

Ratna mengkritik ahok habis-habisan. Tampaknya, Anton pun tidak terima mendengar komentar aktivis perempuan tersebut.

”Dalam acara ini, kita mencari kandidat DKI. Kalau isinya caci maki, kita berdosa semua. Saya pulang,” kata Anton. Kemudian, dia berdiri dan melangkahkan kakinya keluar ruangan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

4 comments

  1. Nenek lampir berulah lg,tdk ada hbsnya…nanti I beli Super glue biar dia bs tdk bs ngomel lg. Gd right??? Keke….

  2. gak ngerti ama si nenek ini… begitu rasis

  3. Ratna Sarung Paret
    Adalah orang yang tidak waras

  4. Knapa ratna sarumpae bgtu benci dgn ahok, si ratna kurang ngaca kali ya kalau kehidupannya tdk lebih baik dari yg dia kritik, ciri2 org sirik, makanya ratna bersuami itu yg jelas

x

Check Also

Suara Ledakan di Terminal Kampung Melayu Terdengar Hingga 1 Kilometer

Suara Ledakan di Terminal Kampung Melayu Terdengar Hingga 1 Kilometer

Jakarta – Terdapat dua suara ledakan keras pada jeda waktu yang tidak terlalu jauh terjadi ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis