Home > Ragam Berita > Nasional > Korban Kecelakaan Putra Rano Karno Menuntut Ganti Rugi

Korban Kecelakaan Putra Rano Karno Menuntut Ganti Rugi

Jakarta – Kecelakaan lalu lintas kembal dialami oleh anak dari salah satu tokoh ternama, yang kali ini menimpa Raka Widyarma, anak dari Gubernur Banten Rano Karno. Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta dan atas kejadian itu pula korban pun menuntut ganti rugi kepada Raka yang mana sebagai pihak yang bersalah dan lalai dalam berkendara.

Korban Kecelakaan Putra Rano Karno Menuntut Ganti Rugi

Seperti saat berbicara dengan wartawan, Kasatlantas Polres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris M. Salim Margie, Kamis (10/3/2016), mengatakan bahwa kedua korban meminta agar kendaraan yang rusak diperbaiki. Kedua korban ini adalah sopir taksi Blue Bird dan seorang pengendara motor yamaha Vixion.

Kecelakaan ini bermula saat Putra Rano Karno yang mengendarai mobil Honda HRV dari arah Tangerang menuju ke Jakarta tampak mencoba mendahului kendaraan didepannya dan membuang setir ke kanan. Namun nahas, dari arah sebaliknya ada taksi blue bird dan juga sepeda motor Vixion sehingga tabrakan tak bisa dihindari.

Atas kecelakaan itu Honda HV milik Raka pun ringsek pada bagian depannya, begitu pula dnegan kondisi mobil taksi Blue Bird. Sedangkan sepeda motor Vixion juga hancur dari roda depan sampai tangki bensin. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

PKB Jakarta Akan Segera Putuskan Dukungannya Pada Pilkada DKI Putaran Kedua

PKB Jakarta Akan Segera Putuskan Dukungannya Pada Pilkada DKI Putaran Kedua

Jakarta – Meski masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua sudah setengah jalan namun ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis