Home > Gaya Hidup > Tips > Hati-hati, Ada Kamera Pengintai Pembobol Yang Terpasang Di ATM

Hati-hati, Ada Kamera Pengintai Pembobol Yang Terpasang Di ATM

Jakarta – Kasus kejahatan perbankan menggunakan alat skimmer sebenarnya mulai hangat diperbincangkan sejak enam tahun yang lalu.

Hati-hati, Ada Kamera Pengintai Pembobol Yang Terpasang Di ATM

Kasus pertama yang mencuat adalah saat pembobolan skimmer nasabah Bank Central Asia. Sejak saat itu kasus kejahatan perbankan dengan modus skimmer ramai di Indonesia.

Ruby Zukri Alamsyah, seorang pakar IT dari Infosec Consultant, mengatakan jika pembobolan rekening nasabah bank dilakukan skimmer itu memang mendapat celah untuk beraksi di Indonesia. Apalagi, kartu debit (Kartu ATM), terbitan milik beberapa Bank ada di Indonesia kebanyakan masih menggunakan media penyimpanan data pita magnetik. Media tersebut juga kemudian menjadi celah hingga para skimmer leluasa menjalankan aksinya di Indonesia.

“Karena peraturan BI mengganti ke kartu chip tetapi masih ter undur,” ujar Ruby saat berbincang dengan awak media (Sabtu, 12/3/2016).

Ia pun menambahkan jika alat skimmer itu menyalin data nasabah melalui magnetic card rider.

“Di ATM-ATM jenis tertentu itu mudah sekali dipasangkan alat skimmernya,” ungkapnya.

Ruby kemudian menjelaskan cara kerjanya. Hanya membutuhkan waktu selama dua menit untuk memasangkan alat skimmer pada mesin ATM. Alat itu biasanya di taruh di mulut slot kartu ATM. Selain memasang alat skimming kartu berbentuk mirip lobang slot kartu, buat membaca nomor PIN, pelaku juga memasang kamera pengintai. Kamera itu kemudian mengawasi gerakan tangan nasabah ketika menekan tombol angka kode PIN ATM.

“Ada kamera kecil mengarah ke Pin Pad ATM,” tutur Ruby.

Namun selain dengan kamera pengintai, biasanya pelaku juga turut ikut dalam antrean sambil memperhatikan gerakan tangan korban saat menekan angka PIN.

Jika pelaku berhasil mengopi data nasabah, selanjutnya data itu akan di pindahkan menggunakan kartu kosong. Tanpa menggunakan nomor PIN untuk melakukan transaksi, pelaku juga bisa dengan leluasa menguras rekening nasabah. Sebab saat ini, fungsi kartu debit (ATM) tidak perlu lagi menggunakan validasi tandatangan ketika melakukan transaksi.

“Hampir sama seperti kartu kredit,” ujar Ruby.

Agar terhindar dari pelaku skimmer, Ruby pun berpesan agar nasabah baiknya menggunakan mesin ATM di Bank, karena dijaga oleh sekuriti dan lebih aman.

“Paling aman ke ATM yang ada sekuritinya,” ujar Ruby. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Hati-Hati, Pecahkan Jerawat di Area Ini Dapat Berdampak Besar

Hati-Hati, Pecahkan Jerawat di Area Ini Dapat Berdampak Besar

Jakarta – Pada dasarnya, Anda tidak anjurkan untuk memecahkan jerawat di wajah Anda, apalagi jerawat ...