Home > Ragam Berita > Nasional > Memiliki IQ 136, Bocah Jenius 8 Umur Tahun Asal Sidoarjo Ini Terancam Tak Boleh Ikut UN

Memiliki IQ 136, Bocah Jenius 8 Umur Tahun Asal Sidoarjo Ini Terancam Tak Boleh Ikut UN

Sidoarjo – Seorang bocah kelas VI yang masih berusia 8 tahun, bernama Pato Sayyaf, kini terancam tidak boleh ikut serta dalam Ujian Nasional yang akan digelar pada Mei mendatang. Entah apa alasan Dinas Pendidikan Sidoarjo yang melarang murid Sekolah Dasar Multilingual Anak Saleh, Waru, Sidoarjo, untuk mengikuti UN.

Memiliki IQ 136, Bocah Jenius 8 Umur Tahun Asal Sidoarjo Ini Terancam Tak Boleh Ikut UN

Berdasar pantauan tim Harian Indo, Selasa (15/3/2016), saking jeniusnya Pato hanya menempuh SD lewat jalur akselerasi dalam kurun waktu 4,5 tahun. Namun kini bocah ber-IQ 136 ini justru terancam gagal mengikuti Ujian Nasional karena sekolahnya masih belum punya izin untuk melakukan Ujian Nasional sendiri, sementara salah satu persyaratan dari Dinas Pendidikan Sidoarjo untuk mengikuti Ujian Nasional adalah siswa harus berusia 12 tahun.

Saat ini orangtua Pato, Joko Trianto dan Wahyu Nurandari masih memperjuangkan hak anaknya untuk diperbolehkan mengikuti Ujian Nasional. Mereka menilai anaknya telah menjadi korban dari aksi tidak bertanggung jawah pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Sidoarjo yang tak mampu memberi solusi.

“Anak saya dimasukkan ke kelas percepatan karena tergolong siswa yang pintar dan mampu menyelesaikan pendidikan dari kelas I sampai kelas VI hanya 4,5 tahun. Nilai-nilainya juga sangat memuaskan, namun pihak Dinas Pendidikan tidak mengizinkan untuk mengikuti UN karena masih berusia 8 tahun, pihak sekolah juga tidak bisa apa-apa,” jelas Joko Trianto.

Sementara itu di lain pihak, Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim, Sri Untari mengatakan jika sekolah Pato seharusnya sudah bisa melakukan Ujian Nasional sendiri karena sudah meluluskan total tujuh angkatan. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama dengan sejumlah ormas rencananya ...