Home > Ragam Berita > Nasional > Iuran BPJS Naik, Berikut Tarif Baru Tiap Golongannya

Iuran BPJS Naik, Berikut Tarif Baru Tiap Golongannya

Jakarta – Pemerintah berencana untuk menaikkan iuran untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mulai bulan April 2016 mendatang sesuai dengan Perpres no 19 tahun 2016. Rencananya, kenaikan yang akan terjadi berkisar antara 19% sampai 24% dan hal ini pun tampanya sudah memantik ketidaksetujuan dari beberapa pihak. Seperti yang dilansir Merdeka, Senin (15/3/2016), atas terbitnya Perpres itu maka besaran iuran kelas I awalnya Rp 59.500 akan menjadi Rp 80.000, untuk Iuran kelas II yang semula Rp 42.500 naik menjadi Rp 51 ribu, sedangkan iuran kelas III yang semula Rp 25.500 menjadi Rp 30.000.

Iuran BPJS Naik, Berikut Tarif Baru Tiap Golongannya

Salah satu orang yang keberatan dengan wacana ini adalah Koordinator Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Watch Jatim, Jamaludin. Seperti saat berbicara dengan wartawan, Jamludin menyatakan bahwa pihaknya dengan tegas menolak kenaikan iuran JKN yang berkisar antara 19 sampai 34% karena telah dianggap tak pro rakyat. Jamal emnambahkan bahwa selaam ini pelaksanaan dari JKN belumlah berjalan dengan baik jika dilihat dari aspek pelayanann di beberapa rumah sakit.

Jamaludin menuturkan bahwa dengan adanya permasalahan kebocoran dan juga pembayaran klaim rumah sakit ataupun kapitasi yang didistribusikan, untuk puskesmas ataupun klinik yang tak digunakan sepenuhnya untuk program promtif dan preventif kesehatan, menjadikan sejumlah penyebab jika kenaikan iuran JKN ini harus dikaji secara mendalam agar tak membebani masyarakat.

Selain itu, Jamaludin menyatakan bahwa tentang Pilpres no 19 tahun 2016, maka pihaknya menyatakan sikap menolak kenaikan iuran JKN dan mendesak pemerintah dan BPJS untuk dapat memperbaiki sistem pelayanan kesehatan yang lebih akses terhadap rakyat, dan juga seupaya pemerintah bisa memperbanyak fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Fadli Zon : Eskalasi Terjadi lantaran Tidak Bisa Kendalikan Ucapan di Depan Publik

Fadli Zon : Eskalasi Terjadi lantaran Tidak Bisa Kendalikan Ucapan di Depan Publik

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta lebih jernih mengidentifikasi akar permasalahan. Gesekan masyarakat yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis