Home > Ragam Berita > Nasional > Berbeda Dengan Komisi II, KPU Justru Ingin Syarat Untuk Independen Dipermudah

Berbeda Dengan Komisi II, KPU Justru Ingin Syarat Untuk Independen Dipermudah

Jakarta – Seperti yang sedang ramai diberitakan saat ini, Komisi II DPR tengah menggodok pembahasan revisi UU Pilkada Nomor 8 Tahun 2015 dan berencana untuk menaikkan syarat minimum jumlah dukungan yang harus dikumpulkan calon pemimpin daerah yang maju lewat jalur independen, dari 6-10 persen menjadi 10-20 persen dari jumlah pemilih tetap.

Berbeda Dengan Komisi II, KPU Justru Ingin Syarat Untuk Independen Dipermudah

Berdasar pengamatan tim Harian Indo, Rabu (16/3/2016), pembahasan terkait wacana revisi UU Pilkada ini dilakukan bukan untuk memberatkan calon independen, namun agar timbul kesetaraan antara calon independen dengan calon yang maju dengan dukungan partai politik.

Sementara itu menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik, usulan terkait revisi UU Pilkada ini sendiri baru sebatas wacana dan belum dibahas oleh DPR dan Pemerintah. Presiden Joko Widodo sendiri kabarnya tengah mempersiapkan Amanah Presiden (Ampres) untuk meluruskan hal ini.


Baca juga:

Komisi II Berniat Revisi UU Pilkada, Jokowi Turun Tangan

Ladeni Revisi UU Pilkada, Teman Ahok Optimis Mampu Galang 1,4 Juta KTP

Husni menambahkan, bahwa dirinya tidak ingin berkomentar terlalu banyak terkait usulan DPR untuk merevisi UU Pilkada ini. Di lain pihak, KPU sebenarnya ingin agar syarat calon independen dipermudah.

“Kami tidak mau berkomentar apakah setuju atau tidak, kan pembahasannya belum mulai. Tapi kalau catatan kami syarat turun,” jelas Husni. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Video Pria Bawa Kapak dan Gergaji Bubarkan Sekolah Minggu di Rusun Pulogebang

Video Pria Bawa Kapak dan Gergaji Bubarkan Sekolah Minggu di Rusun Pulogebang

Jakarta – Seorang pria dengan membawa kapak dan gergaji tiba-tiba mengamuk dan membubarkan ibadah Anak ...