Home > Unik > Tren Baru Di China, Pamer Tubuh Selebar Kertas A4

Tren Baru Di China, Pamer Tubuh Selebar Kertas A4

Jakarta – Akhir-akhir ini sebuah trend akan berkembang dengan pesat akibat dari majunya teknologi dan jaman yang serba memakai media sosial seperti akhir-akhir ini. Oleh karena itu, beberapa negara di Kawasan Asia seperti Jepang, Korea, dan China pun sering untuk memunculkan sebuah tren yang tak biasa yang biasanya dipasangi dengan hashtag tertentu dalam trend tersebut.

Tren Baru Di China, Pamer Tubuh Selebar Kertas A4

Yang terbaru dari kegiatan tren yang tak lazim adalah adanya tren terbaru di media sosial di Tiongkok yang aman wanita di sana samai untuk memosting foto dengan menggunaka kertas A4. Kertas tersebut aakan dijadikan patokan dan uga sebagai perbandingan seberapa kurus tubuh mereka.

Tujuan dari foto itu juga tak lain adalah agar merek abisa berbangga diri jika memiliki tubuh yang langsing, Kertas A4 sendiri hany amemiliki lebar 21 cm dan tentunya jika ingin memiliki lebar tubuh yang langsing seperti kertas A4, maka akan sangat susah dimiliki kcuali yang memang sudah memiliki pawakan kurus.

Namun, trend pose dengan menggunakan kertas A4 itu sudah memptivasi beberapa orang di China untuk melakukan diet dan memiliki tubuh langsing. Namun, tak sedikit juga yang mengecam tren ini karena banyak yang membuat seseorang melakukan diet yang ekstrim dan tanpa penanganan yang sesuai. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Wow, Pria Ini Sudah Punya 4 Istri di Usia ke 19 Tahun

Wow, Pria Ini Sudah Punya 4 Istri di Usia ke 19 Tahun

Jakarta – Baru-baru ini, seorang pria yang baru berusia 19 tahun menghebohkan publik. Bagaimana tidak, ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis