Home > Ragam Berita > Ekonomi > Harga Karet Hari Ini: Jumat, 18 Maret 2016, Terus TUnjukkan Tren Penguatan

Harga Karet Hari Ini: Jumat, 18 Maret 2016, Terus TUnjukkan Tren Penguatan

Jakarta – Untuk tiga hari secara berturut-turut, harga karet alami berjangka yang dirilis Tokyo Commodity Exchange untuk pengiriman Agustus 2016 kembali menunjukkan tren penguatan. Kali ini naiknya harga minyak mentah dan membaiknya ekonomi China disebut-sebut menjadi dua faktor yang memengaruhi.

Harga Karet Hari Ini: Jumat, 18 Maret 2016, Terus TUnjukkan Tren Penguatan

Berdasar pantauan tim Harian Indo, Jumat (18/3/2016), harga karet alami yang tersedia di TOCOM untuk kontrak Agustus 2016 hari ini terpantau mengalami kenaikan senilai 3,6 yen ke level 179,20 yen per kilogram, naik dibandingkan dengan posisi penutupan di bursa perdagangan sebelumnya pada level 175,60 yen per kilogram.

Membaiknya ekonomi China ternyata cukup berpengaruh meningkatkan optimisme di pasar karet di Tokyo. Saham-saham Asia selain Jepang juga mengalami penguatan didukung yang juga didukung oleh penguatan harga minyak, dimana Yen juga menguat.

Namun perlu dicermati bahwa potensi penguatan nilai tukar Yen juga dapat melemahkan harga karet TOCOM. Berikut pergerakan harga karet untuk kontrak Agustus 2016 yang dirilis di TOCOM:

TanggalHarga (Yen/Kg)Perubahan
18/3/2016

(Pukul 11.00 WIB)

179,10+1,99%
17/3/2016175,60+2,99%
16/3/2016170,50+1,67%
15/3/2016167,70-2,27%
14/3/2016171,60+1,60

(Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

DPR Menilai Arogansi Freeport Mirip VOC

DPR Menilai Arogansi Freeport Mirip VOC

Jakarta – Mukhtar Tompo selaku Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyebut jika PT ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis