Home > Ragam Berita > Nasional > Tanggapi Al Ghazali, Meme Lucu “Saya Gak Mungkin Pilih Ahok” Beredar

Tanggapi Al Ghazali, Meme Lucu “Saya Gak Mungkin Pilih Ahok” Beredar

Jakarta – Beberapa waktu yang lalu memang telah beredar sebuah foto yang telah diedit dimana menampilkan Al Ghazali yang sedang membawa kertas dan bertuliskan dirinya memilih Ahok dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Namun, beberapa hari kemudian, Al pun menuliskan sebuah tweet dan juga foto yang dirinya menyatakakn takkan memilih Ahok dan ditujukan langsung kepada akun twitter Ahok dan mnuliskan “Ini yang asli jangan diedit lagi ya om @basuki_btp”.

Tanggapi Al Ghazali, Meme Lucu Saya Gak Mungkin Pilih Ahok Beredar

Atas tweetnya itupun banyak netizen yang mencibir ulah dari Al yang dianggap tak dewasa dan menuduh secara sepihak bahwa yang melakukannya adlaah oknum suruhan dari Ahok. Atas maraknya pemberitaan terkait foto yang datang dari Al Ghazali itu, tampaknya banyak para pemuda kreatif yang mencoba menanggapinya dengan membuat meme lucu.

Panasaran? berikut ini adalah Meme Lucu “Saya Gak Mungkin Pilih Ahok” yang beredar melalui media sosial Facebook, Sabtu (19/3/2016):

Tanggapi Al Ghazali, Meme Lucu Saya Gak Mungkin Pilih Ahok Beredar 4

Tanggapi Al Ghazali, Meme Lucu Saya Gak Mungkin Pilih Ahok Beredar 3

Tanggapi Al Ghazali, Meme Lucu Saya Gak Mungkin Pilih Ahok Beredar 2

Tanggapi Al Ghazali, Meme Lucu Saya Gak Mungkin Pilih Ahok Beredar 1

(Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Anies Menyebut Masih Ada Kemiskinan Ekstrim di DKI

Anies Menyebut Masih Ada Kemiskinan Ekstrim di DKI

Jakarta – Menurut penilaian Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Rasyid Baswedan, kemiskinan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis