Home > Ragam Berita > Nasional > Politisi PPP Menilai Ahok Tak Layak Hidup Di Negeri Pancasila

Politisi PPP Menilai Ahok Tak Layak Hidup Di Negeri Pancasila

Jakarta – Lagi-lagi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait prostitusi. Menurut pandangan Ahok, dirinya hanya bisa menertibkan lokalisasi liar bukan menghilangkan prostitusi, karena menurutnya Tuhan saja tidak bisa melenyapkan prostitusi.

Politisi PPP Menilai Ahok Tak Layak Hidup Di Negeri Pancasila

“Tuhan saja tidak menghapus prostitusi. Kalau hapus prostitusi saya tidak sanggup tapi kalau tutup lokalisasi saya bisa yang penting jangan banyak sosialisasi,” ungkap Ahok.

Berdasar pantauan tim Harian Indo, Rabu (23/3/2016), pernyataan Ahok langsung menuai beragam reaksi keras dari banyak pihak. Salah satunya politisi PPP Ahmad Yani yang menganggap Ahok tidak pantas hidup di Indonesia yang memiliki dasar negara Pancasila.

“Orang ini tidak layak hidup di negeri Pancasila,” kicau Ahmad Yani melalui akun Twitter-nya @Ayaniulva.

Sebenarnya pernyataan Ahok tidak sepenuhnya salah, sebab prostitusi memang sangat sulit dibasmi. Praktek bisnis haram yang sudah eksis dari zaman dahulu ini sudah menjamur dari kalangan bawah hingga kalangan elit. Bahkan dimanapun bisa terjadi praktek prostitusi.

“Kalau prostitusi seperti tukang pijat atau di hotel-hotel saya susah. Orang di kantor juga bisa jadi tempat prostitusi. Susah dong. Di tengah jalan juga bisa,” ungkap Ahok. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Mensos Imbau Kader NU Bisa Menghargai Perbedaan Pilhan saat Pilgub

Mensos Imbau Kader NU Bisa Menghargai Perbedaan Pilhan saat Pilgub

Jakarta – Kader Nahdlatul Ulama (NU) yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sosial, Khofifah Indar ...