Home > Ragam Berita > Internasional > Pasca Bom Di Brussels, Tagar Stop Islam Jadi Trending Topic

Pasca Bom Di Brussels, Tagar Stop Islam Jadi Trending Topic

Brussels – Pasca insiden teror bom di Bandara Brussels, Belgia, yang menewaskan setidaknya 35 orang, kini mulai bermunculan kampanye anti-Islam di berbagai media sosial. Di situs micro blogging Twitter misalnya, #StopIslam kini menghiasi trending topic dunia setelah ratusan ribu netizen berkicau dengan tagar tersebut.

Pasca Bom Di Brussels, Tagar Stop Islam Jadi Trending Topic

Berdasar pantauan tim Harian Indo, Rabu (23/3/2016), banyak masyarakat di Eropa yang kembali menuding Islam sebagai biang keladi di balik teror bom yang terjadi di pusat Benua Eropa tersebut.

Namun tidak semua netizen berpandangan demikian, masih banyak yang menggunakan tagar #StopIslam untuk mengungkapkan rasa cinta terhadap umat Muslim yang dijadikan kambing hitam dalam teror bom ini.

“#StopIslam menjadi trending. Sigh. Saya harap orang-orang lebih sering membaca dan mengurangi rasa benci. Saya kirimkan banyak cinta kepada teman-teman Muslim dan keluarga mereka,” tulis akun @Lexialex.

Teror bom di Bandara Brussels sendiri telah diklaim ISIS sebagai hasil dari pekerjaan mereka. Selain dua ledakan di bandara, juga terjadi ledakan lain di sebuah stasiun kereta api di Brussels tak lama berselang. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Pelaku Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande Diidentifikasi Bernama Salman Abedi

Pelaku Bom Bunuh Diri di Konser Ariana Grande Diidentifikasi Bernama Salman Abedi

Manchester – Pihak kepolisian Inggris telah berhasil mengidentifikasi pelaku serangan bom bunuh diri yang terjadi ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis