Home > Ragam Berita > Nasional > Kejaksaan Akan Lakukan Jemput Paksa Jika La Nyalla Mangkir Dari Panggilan

Kejaksaan Akan Lakukan Jemput Paksa Jika La Nyalla Mangkir Dari Panggilan

Surabaya – La Nyalla Mattaliti tidak dapat memenuhi panggilan kejaksaan tinggi (kejati) setempat. Tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur senilai Rp5 miliar telah dua kali mangkir dari panggilan pengadilan.

Kejaksaan Akan Lakukan Jemput Paksa Jika La Nyalla Mangkir Dari Panggilan

Mangkirnya La Nyalla itu disampaikan melalui surat. Ahmad Riyadh UB, pengacaranya, melayangkan surat tersebut kepada Kejati Jatim di Surabaya pada Kamis (24/3/2016). Alasannya, dia bakal mengajukan gugatan praperadilan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Romy Arizyanto menjelaskan, La Nyalla memenuhi panggilan kejaksaan. ”Surat sudah diterima dari pengacara tersangka LN (La Nyalla),” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Romy, tersangka menyatakan menghormati proses hukum yang dijalankan Kejati Jatim. Namun, La Nyalla meminta Kejaksaan menghormati hak menguji keabsahan penetapan status tersangka dalam praperadilan yang dimohonkan di pengadilan.

Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Dandeni Herdiana mengungkapkan, meski masih mengajukan praperadilan, sikap tersebut masih terhitung mangkir. ”Kami akan kirimkan lagi surat panggilan ketiga untuk diperiksa pada Senin (28 Maret 2016),” ujarnya.

Nah, jika tetap tidak datang, La Nyalla bakal dijemput paksa. ”Namun, kita lihat saja nanti. Saya berharap yang bersangkutan kooperatif dan memenuhi panggilan Kejaksaan,” ujar Dandeni. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Habib Novel Siap Dikirim Ke Palestina Untuk Bertempur Melawan Israel

Habib Novel Siap Dikirim Ke Palestina Untuk Bertempur Melawan Israel

Jakarta – Kebijakan sepihak yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengakuan Yerusalem ...