Home > Ragam Berita > Nasional > Ahmad Dhani Sebut Akan Menolak Jadi Wakil Ahok Meski Dibayar 1 Trilyun Rupiah

Ahmad Dhani Sebut Akan Menolak Jadi Wakil Ahok Meski Dibayar 1 Trilyun Rupiah

Jakarta – Usai diusung oleh PKB untuk bisa maju dalam Pilgub DKI 2017, Ahmad Dhani memang mendadak menjadi politikus yang sibuk. Beberapa waktu yang lalu, suami dari Mulan Jameela ini tampak menjalin tali silaturahmi dengan mendatangi kediaman orang tua dari Sandiaga Uno di Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (25/3/2016). Memangm, Sandiaga sendiri meruapakn salah satu sosok yang direncanakan juga akan manju dalam Pilgub DKI nanti.

Ahmad Dhani Sebut Akan Menolak Jadi Wakil Ahok Meski Dibayar 1 Trilyun Rupiah

Seperti saat bebricara kepada wartawan, Ahmad Dhani mengatakan bahwa jika dirinya ini sudah jelas dan tak mungkin bersama Ahok sehingga kalau misalanya dirinay dibayar 1 trilyun rupiah untuk jadi wakilnya Ahok, maka dirinya akan tegas menolak karena tidak mau. Memang, Dhani sering mengkritik habis dan tak henti untuk menyerang Ahok meski berkali-kali dia dicibir oleh beberapa elit politik.

Ahmad Dhani juga menuturkan jika mas SAndiaga Uno ini diberikan 2 trliun rupiah untuk menjadi wakil Ahok juga takkan mau. Dhani pun melontarkan alasannya yang tak mau untuk berkunjung ke rumah Ahok karena menurutnya, baik dia dan SAndiaga Uno masih beriman, beriman dan bermartabat. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Ketua MPR Yakin Pemerintah Konsisten Tunda Pembahasan RUU Pertembakauan

Ketua MPR Yakin Pemerintah Konsisten Tunda Pembahasan RUU Pertembakauan

Jakarta – Presiden Joko Widodo dikabarkan menunda pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pertembakauan. Itu disampaikan saat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis