Home > Olahraga > Bola > Conte Ungkap Alasan Dirinya Berhenti Tangani Timnas Usai Euro

Conte Ungkap Alasan Dirinya Berhenti Tangani Timnas Usai Euro

Milan – Pelatih Timnas sepakbola Italia, Antonio Conte, memang sudah memastikan bahwa dirinya tidak akan bertahan di tim nasional Italia usai gelaran Euro 2016ini berakhir, bahkan meskipun nantinya Italia mampu meraih gelar juara. Memang, dalam beberapa bulan terakhir nama Conte sendiri sudah dihubung-huubungkan dengan Chelsea sebagai pelatih di awal musim depan untuk menggantikan Guus Hiddink yang saat ini hanya menjadi pelatih sementara The Blues.

Conte Ungkap Alasan Dirinya Berhenti Tangani Timnas Usai Euro

Seperti yang disadur dalam Goal pada Selasa (29/3/2016), Antonio Conte menjelaskan alasannya yang akan mundur dari kursi kepelatihan Timnas Italia usai Euro 2016 mendatang. Dirinya tampaknya ingin meneruskan kembali karir kepelatihannya di level klub seperti dulu saat dirinya menangani Juventus. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian klub yang akan meminang Conte musim depan meski Chelsea pastinya akan berada di daftar teratas.

Legenda Juventus ini menegaskan bahwa keputusan yang dia ambil sudah bulat. Conte tidak akan merubah keputusannya terkait hasil Italia positif atau negatif di Euro 2016 nanti. Sejauh ini, tim nasional Italia belum menunjuk kepala pelatih yang akan menggantikan posisi Antonio Conte usai Euro 2016 . (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

N'Golo Kante Bisa Beradaptasi Dengan Baik, Antonio Conte Merasa Senang

N’Golo Kante Bisa Beradaptasi Dengan Baik, Antonio Conte Merasa Senang

London – N’Golo Kante didatangkan oleh Chelsea dari Leicester City seharga 32 juta Pounds pada ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis