Home > Ragam Berita > Nasional > Elektabilitas Risma Tinggi, Ahok Dinilai Belum Aman

Elektabilitas Risma Tinggi, Ahok Dinilai Belum Aman

Jakarta – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikabarkan bakal maju dalam Pilgub DKI 2017. Nah, hal tersebut memancing reaksi dari calon pertahana yang bakal maju melalui jalur independen, Ahok. Dia pun sesumbar bakal menantang Risma dalam ajang tersebut.

Elektabilitas Risma Tinggi, Ahok Dinilai Belum Aman

Menurut Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio, Tantangan tersebut adalah sebuah kesalahan besar. Sebab, elektabilitas calon yang diusung PDI) itu lebih menakutkan daripada daripada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Bisa jadi, langkah Ahok sebagai calon gubernur DKI tidak aman.

”Perlu diketahui, elektabilitas Risma lebih besar jika dibandingkan dengan Ridwan Kamil,” katanya kepada media Kamis (31/3/2016).

Selain itu, Lembaga Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI) pun telah diminta untuk menyurvei. Hasilnya, jika Risma mendeklarasikan diri maju dalam pilgub, elektabilitas Ahok turun dari 43,5 persen ke 35,5 persen.

Meski pun memiliki elektabilitas dan popularitas yang jauh dari pesaing lain, mantan Bupati Belitung Timur itu belum tentu memenangi pesta demokrasi rakyat ibu kota.

”Ahok belum aman. Sebab, elektabilitasnya di bawah 50 persen tambah satu,” katanya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Novel Baswedan Bantah Kesaksian yang Diberikan Miryam Dalam Sidang

Novel Baswedan Bantah Kesaksian yang Diberikan Miryam Dalam Sidang

Jakarta – Penyidik Komisi Pemverantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membantah kesaksian mantan anggota Komisi II ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis