Home > Ragam Berita > Nasional > Tidak Peduli Isu Sara, Publik Hanya Pentingkan Asas dan Manfaat

Tidak Peduli Isu Sara, Publik Hanya Pentingkan Asas dan Manfaat

Jakarta – Jelang Pilgub DKI 2017, banyak isu SARA yang mencuat. Tujuannya, menjatuhkan para calon. Pengamat komunikasi politik Romo Benny Susetyo angkat bcara.

Tidak Peduli Isu Sara, Publik Hanya Pentingkan Asas dan Manfaat

Menurut dia, isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak berlaku di pilgub Jakarta. Sebab, publik ibu kota adalah masyarakat urban. Mereka hanya peduli dengan asas dan manfaat.

”Masyarakat urban itu hanya memikirkan asas dan manfaat. Misalnya, bagaimana banjir dan macet teratasi,” katanya saat diskusi publik bertema Mencari Alternatif Selain Ahok di Jakarta pada Jumat (1/4/2016).

Dia menekankan, jika Ahok dikenal sebagai sosok yang keras, jujur, dan berani, pesaingnya pun harus memiliki kriteria yang sama.

Menurut dia, partai politik harus memberikan ruang seluas-luasnya bagi calon alternatif. ”Namun, jangan memaksakan orang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Lingkar Madani Ray Rangkuti mengungkapkan jal serupa. Menurut dia, publik Jakarta lebih menyukai pertarungan gagasan dan program.

”Ahok harus ditantang di wilayah isu gagasan. Misalnya, apa benar Ahok adalah gubernur dengan sistem pemerintahan yang benar bersih,” ujarnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Presiden Joko Widodo Minta Persiapan Idul Fitri 2017 Diperhatikan Dengan Baik

Presiden Joko Widodo Minta Persiapan Idul Fitri 2017 Diperhatikan Dengan Baik

Jakarta – Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk memperhatikan betul persiapan Idul ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis