Home > Ragam Berita > Nasional > Majalah Dan Fans Page FB Charlie Heboh Dituding Telah Lecehkan Islam

Majalah Dan Fans Page FB Charlie Heboh Dituding Telah Lecehkan Islam

Jakarta – Akun Facebook bernama Charlie Heboh baru-baru ini menghebohkan dunia maya. Anda pasti teringat dengan majalah bernama Charlie Hebdo di Prancis apabila melihat disain dari majalah yang diperlihatkan di akun Facebook tersebut.

Majalah Dan Fans Page FB Charlie Heboh Dituding Telah Lecehkan Islam

kun ini mengaku telah mengeluarkan produk majalah yang sampelnya di sejumlah toko buku terkemuka di Indonesia.

Sejumlah foto dari majalah Charlie Heboh yang berada di sebuah rak majalah bersama dengan majalah-majalah Indonesia lainnya terlihat di akun Facebook itu.

Cover depan majalah dalam rak buku itu adalah karikatur seorang mengenakan peci putih berjenggot yang menyetubuhi seorang anak, yang disebelahnya terdapat boneka dan tas sekolah.

Orang berpeci itu berkata,”Ana cuma menjalankan sunnah nabi’. Sementara si bocah yang berteriak,”Saya masih ingin sekolah.” Di sekeliling gambar yang berlatar warna kuning tersebut tertulis: Sunnah…Sunnah…Sunnah….

Di bawah nama Majalah Charlie Heboh juga dituliskan: ‘Maaf Apabila Dalam Karikatur dan Komik akan Lebih Banyak Membahas Radikalisme Agama Islam, Secara adalah yang Mayoritas di Sini… Jangan Childish…’ Di sampingnya tertulis: ‘Tidak Disarankan Bagi Masyarakat Ultra Religius yang Kekurangan Piknik dan Kekurangan Hiburan’.

Akun facebook Charlie Heboh hingga berita ini diturunkan masih tetap aktif. Dalam akun facebook ini diposting sejumlah karikatur lainnya. DI antaranya tentang seorang pria berjenggot dan berpeci putih tangan kirinya membawa kepala yang terpenggal dengan pedang, dan tangan kanannya membawa poster bertuliskan: ‘We’re Hiring Brave Cartoonists’. Termasuk juga karikatur orang yang sama sedang membawa bom. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Prabowo Sebut Presidential Threshold 20 Persen Hanya Lelucon Politik

Prabowo Sebut Presidential Threshold 20 Persen Hanya Lelucon Politik

Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan ketidaksetujuannya dengan Undang-Undang Pemilu yang baru ...