Home > Ragam Berita > Internasional > Video Panas Mantan PM Rusia Dengan Natalia Pelevine Muncul Di Televisi

Video Panas Mantan PM Rusia Dengan Natalia Pelevine Muncul Di Televisi

Moskow – Saat ini pemerintahan Rusia tengah digemparkan dengan sebuah video asusila yang diperankan oleh mantan Perdana Menteri (PM) Rusia, Mikhail Kasyanov dengan rival Presiden Vladimir Putin, Natalia Pelevine. Video panas ini pertama kali disiarkan oleh NTV, stasiun tv yang berbasis di Kremlin, Moskow.

Video Panas Mantan PM Rusia Dengan Natalia Pelevine Muncul Di Televisi

Seperti dilansir dari Daily Mail, Minggu (3/4/2016), beredarnya video ini justru membuat Vladimir Putin dikecam banyak pihak karena dinilai melakukan siasat rendahan dengan mengjatuhkan oposisinya.

Dalam video itu terlihat sosok Natalia Pelevine, yang merupakan kritikus vokal yang berulang kali menyatakan perlawan terhadap Putin, tampil dengan pakaian seksi di atas ranjang bersama Kasyanov.

Kasyanov yang kini berusia 58 tahun dan telah beristri, merupakan PM Rusia di era pemerintahan Putin pada Mei 2000 hingga Februari 2004 sebelum seluruh anggota kabinet dipecat. Sejak itulah dirinya menjadi tokoh oposisi utama terhadap pemerintahan Putin.

Pelevine yang dikenal sebagai seorang penulis drama Inggris-Rusia yang lahir di Moskow namun dibesarkan di Inggris ini mengancam akan menuntut stasiun televisi yang berbasis di Kremlin tersebut. Meski begitu tampaknya ia mengakui perbuatannya dalam video yang tersebar itu dengan meminta maaf dan berterima kasih pada semua pihak yang masih mendukungnya.

“Pemerintah dan badan-badan intelijen ini telah tenggelam dalam siasat rendahan,” ungkap Pelevine menanggapi beredarnya video ini.

”Saya juga meminta maaf untuk isi video ini dan tak lupa banyak terima kasih kepada semua orang yang menyatakan kata-kata dukungan,” pungkasnya. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Ini Dia Enam Seruan Jokowi di KTT OKI Terkait Yerusalem

Ini Dia Enam Seruan Jokowi di KTT OKI Terkait Yerusalem

Istanbul – Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut hadir dalam KTT Luar Biasa negara Organisasi Kerjasama ...