Home > Hiburan > Gosip > Shannon Dicibir Karena Dituding Telah Mengejek SEVENTEEN

Shannon Dicibir Karena Dituding Telah Mengejek SEVENTEEN

Seoul – Shannon Arrum Williams Lees tengah menjadi sorotan di panggung hiburan K-Pop setelah komentarnya dianggap mengejek boyband SEVENTEEN. Komentar tersebut dilontarkannya saat menghadiri program live streaming yang dipandu Dani dan Jay BTL.

Shannon Dicibir Karena Dituding Telah Mengejek SEVENTEEN

Seperti dilansir dari Allkpop, Senin (4/4/2016), ternyata kemunculan penyanyi solo yang akrab dengan nama panggung Shannon ini justru membuat penggemar merasa kecewa dengan tingkah laku dan komentarnya yang dianggap berlebihan.

Sebelum mengejek boyband SEVENTEEN, ia juga sempat memberi komentar ketika Jay membuat tanda hati dengan tangannya. Shannon mengomentari hal tersebut dengan berkata, “Kau terlihat banci sekali.” Tak cukup sampai disitu ia juga mengejek Dani dengan menyebutnya memiliki kebutuhan khusus.

Sementara itu komentar Shannon terhadap SEVENTEEN yang dinilai mengejek adalah ketika menyebut Vermon tidak normal. Namun sepertinya beragam komentar yang dilontarkan Shannon justru karena penyanyi solo yang debut dengan single ‘WhyWhy’ ini memiliki kedekatan dengan para personel SEVENTEEN.

Meski begitu tetap saja komentar bernada ejekan itu membuat Shannon menjadi sasaran hujatan dari para penggemar SEVENTEEN dan menuntutnya untuk segera minta maaf. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Chika Jessica Sentil Artis Inisial DA Sebagai Pria Cucok

Chika Jessica Sentil Artis Inisial DA Sebagai Pria Cucok

Jakarta – Baru-baru ini, pesta gay di salah satu ruko kawasan Gelapa Gading, Jakarta Utara ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis