Home > Ragam Berita > Nasional > Joki Sedih Dengan Rencana Ahok Hapuskan 3 in 1

Joki Sedih Dengan Rencana Ahok Hapuskan 3 in 1

Jakarta – Rencana Pemprov DKI yang ingin menghapus kebijakan peraturan 3 in 1 di Jakarta karena dianggap tidak efektif menekan angka kemacetan ditanggapi para joki 3 in 1 dengan pasrah.

Joki Sedih Dengan Rencana Ahok Hapuskan 3 in 1

Berdasar informasi yang dihimpun tim Harian Indo, Senin (4/4/2016), banyak joki 3 in 1 yang berharap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dapat memberikan waktu tambahan lebih lama sebelum benar-benar menghapus peraturan 3 in 1 di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta, agar mereka dapat lebih dulu mencari pekerjaan baru.

“Kita cuma bisa pasrah. Tapi harusnya Pak Ahok kasih waktu untuk cari kerja baru dulu. Kalau kayak gini kan bingung cari duitnya dari mana,” ujar Raodah, salah satu joki 3 in 1 yang kerap beroperasi di sekitar JCC.

Ia mengatakan bahwa penghasilannya selama ini hanya menggantungkan diri dari pekerjaan sebagai joki 3 in 1.

Dari pekerjaan sebagai joki 3 in 1, ia dapat mengantongi bayaran senilai Rp. 15-20 ribu untuk setiap naik mobil. Per harinya, mereka dapat membawa pulang uang antara Rp. 80-120 ribu. Hasil yang lumayan kan untuk pekerjaan yang hanya duduk manis di dalam mobil?

Rencananya, Pemprov DKI akan mulai melakukan uji coba terhadap penghentian peraturan 3 in 1 pada 5-8 April mendatang, serta 11-13 April. Sebelumnya peraturan 3 in 1 berlaku dari pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.30-19.00 WIB di sejumlah ruas jalan utama di Jakarta. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Cak Imin Membantah Tudingan Ingin Menggeser Posisi Menteri Susi

Cak Imin Membantah Tudingan Ingin Menggeser Posisi Menteri Susi

Jakarta – Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) angkat bicara mengenai tudingan ...