Home > Ragam Berita > Nasional > Gerindra Tak Mau Sediakan Bantuan Hukum Untuk Kasus M Sanusi

Gerindra Tak Mau Sediakan Bantuan Hukum Untuk Kasus M Sanusi

Jakarta – Kasus dugaan suap dalam proyek Reklamasi Teluk Jakarta yang kini membelit Ketua Komisi D DPRD DKI Mohammad Sanusi, ditanggapi dingin oleh Partai Gerindra.

Gerindra Tak Mau Sediakan Bantuan Hukum Untuk Kasus M Sanusi

Berdasar informasi yang didapat tim Harian Indo, Selasa (5/4/2016), Gerindra tampaknya akan lepas tangan dan tidak akan memberikan bantuan hukum dalam kasus yang tengah membelit Sanusi.

Sebelumnya Mohammad Sanusi juga telah mengajukan surat pengunduran diri dari Partai Gerindra pada tanggal 2 April 2016 atau dua hari pasca penangkapan dirinya oleh KPK.

KPK sendiri telah menetapkan Sanusi dan Presiden Direktur PT. Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja sebagai tersangka setelah melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (31/3) lalu. Dalam OTT tersebut KPK juga menyita uang tunai senilai Rp. 1,1 miliar dan Rp. 140 juta. Kedua tersangka dikaitkan dengan pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi dan Pulau-Pulau Kecil dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.


Baca juga:

Inilah Foto Draft Raperda Reklamasi Yang Disebut Oleh Ahok Gila

Ahok Akui Tersangka Kasus Suap Reklamasi Sebagai Tetangganya

Sebelum tertangkap tangan menerima suap, Sanusi merupakan salah satu anggota DPRD DKI Jakarta yang paling vokal mengkritik berbagai kebijakan yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, apalagi setelah Ahok resmi keluar dari Gerindra. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Jangan Sampai Majelis Taklim Rusak Karena Pilkada Jatim

Jangan Sampai Majelis Taklim Rusak Karena Pilkada Jatim

Jakarta – Masuknya bursa dua calon gubernur Jawa Timur dari kalangan NU, membuat Suwadi P ...