Home > Ragam Berita > Nasional > Kasus Reklamasi Terkuak, Elektabilitas Ahok Bakal Turun?

Kasus Reklamasi Terkuak, Elektabilitas Ahok Bakal Turun?

Jakarta – Mulai terkuaknya kasus dugaan suap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Wilayah Zonasi Pesisir Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) dan Raperda Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta yang menjerat nama Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diperikirakan akan menurunkan tingkat elektabilitas sang gubernur.

Kasus Reklamasi Terkuak, Elektabilitas Ahok Bakal Turun?

Emrus Sihombing, pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH), menyatakan kasus reklamasi yang saat ini sedang diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut melibatkan nama Ahok sebagai pemberi izin pelaksana.

“Persoalan reklamasi ini mau tidak mau melibatkan nama Basuki sebagai pemberi izin pelaksana. Sehingga ada persepsi publik, pemerintahan di DKI lebih mementingkan perusahaan besar daripada masyarakat,” kata Emrus, Rabu (6/4/2016).

Namun Emrus mengakui jika hingga saat ini belum ada lembaga survei yang melakukan jajak pendapat mengenai tingkat elektabilitas Ahok pasca terkuaknya kasus reklamasi.

Emrus pun mengimbau kepada lembaga-lembaga survei yang melakukan survei tingkat elektabilitas Ahok untuk benar-benar menjalankan surveinya dengan metode penelitian yang mewakili suara warga rakyat DKI Jakarta dengan menyampaikan data sejujur-jujurnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Sekjen Hasto Geram Acara Pengobatan Gratis PDIP Dibubarkan FPI

Sekjen Hasto Geram Acara Pengobatan Gratis PDIP Dibubarkan FPI

Jakarta – Aksi tindak kekerasan yang dilakukan oleh anggota Front Pembela Islam (FPI) pada saat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis