Home > Ragam Berita > Nasional > Heboh, Kakek Asal Sulawesi Selatan Punya Berlian Senilai Rp 7 Triliun

Heboh, Kakek Asal Sulawesi Selatan Punya Berlian Senilai Rp 7 Triliun

Sidrap – Berlian merupakan salah satu perhiasan yang paling mahal di dunia dan untuk ukuran kecilnya pun biasanya dihargai dengan nilai milyaran rupiah. Namun, apa yang sudah ditemukan oleh seorang kakek asal Desa Bulu Cendrana, Kec Pitu Riawa, Kab Sidra, Sulawesi Selatan ini sudah sangat menghebohkan terkait dengan berlian yang dimilikinya memiliki berat 222 gram dan ditaksir memiliki nilai jual sebesar 7 trilyun rupiah.

Heboh, Kakek Asal Sulawesi Selatan Punya Berlian Senilai Rp 7 Triliun

Seperti saat berbicara denagn wartawan, Selasa (5/4/2016), kakek yang bernama Qarsing itu menyatakan bahwa dirinya berencana jika ada yang membeli berliannya maka uang yang didapat sebagian akan dibuat untuk emmbayar hutang negara dan sebagian lainnya akan dipakainya untuk emmbangun sekolah, pesantren, dan beberapa rumah adat di Sidrap.

Selain itu, Qarsing pun menuturkan bahwa pihak Pemerintah Indonesia boleh untuk menjadi perantara dan mengambiula berliannya dari rumahnya untuk bisa dijualkan kepada warga asing yang mungkin tertarik dan berminat dengan berlian berukuran jumbo itu. Belrian itu sendiri dijamin keasliannya dan banyak orang yang tertarik untuk datang meski pada akhirnya mereka tak emmiliki cukup dana untuk dapat memilikinya. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Agus Anggap Sylvi Telah Dipolitisasi, Ahok : "Tersangka Saja Belum"

Agus Anggap Sylvi Telah Dipolitisasi, Ahok : “Tersangka Saja Belum”

Jakarta – Pernyataan dari Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono terkait ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis