Home > Ragam Berita > Nasional > Pendeta Ini Mengaku Masuk Kristen Karena Disuruh Muhammad

Pendeta Ini Mengaku Masuk Kristen Karena Disuruh Muhammad

Jakarta – Beredarnya sebuah video berjudul “Pdt Junaedi Salat – Perbedaan Allahnya Orang Islam Dengan Allahnya Orang Kristen” sukses membuat heboh netizen. Video berdurasi 52.22 menit ini dinilai banyak mengandung muatan yang melecehkan agama Islam. Lantas siapakah Pendeta Junaedin Salat yang membuat heboh tersebut?

Pendeta Ini Mengaku Masuk Kristen Karena Disuruh Muhammad

Berdasar hasil penelusuran tim Harian Indo, Selasa (12/4/2016), usut punya usut ternyata Junaedi Salat adalah mantan artis di era 1980-an yang populer dengan film ‘Ali Topan Anak Jalanan’.

Sebelum berprofesi menjadi seorang pendeta, ternyata Junaedi Salat sempat beragama Islam. Ia mengaku sebagai cucu dari ulama bernama KH. Abdul Gani yang memiliki pesanter terbesar di daerah Lampung. Namun Junaedin Salat akhirnya memutuskan untuk berpindah agama dan memeluk Kristen karena Islam dinilainya sebagai agama yang merepotkan.

Dalam video ceramahnya, Pendeta Junaedin Salat menjelaskan bahwa dalam Islam jika ingin bertemu Tuhan itu sangat merepotkan. Mulai dari berwudhu, masuk masjid harus melepas alas kaki, hingga banyak hal yang bisa membatalkan wudhu. Berbeda halnya dengan agama Kristen yang tidak menyusahkan umatnya ketika ingin bertemu Tuhan.


Baca juga:

Heboh, Video Pendeta Yang Menyebut 90 Persen Umat Islam Di Indonesia Bodoh

Pengalaman Pendeta Junaedi memeluk Kristen ditentang keras oleh keluarga, bahkan dia diusir dan tidak diakui menjadi anak. Namun lama kelamaan ia berhasil mengajak keluarganya memeluk Kristen.

“Saya ditanya mengapa masuk Islam, saya bilang disuruh Muhammad. Akhirnya saya berdebat dan orang tua saya kalah. Lalu saya diusir dan tidak diakui lagi sebagai keluarga,” ungkap Junaedi dalam penggalan ceramahnya. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Alumni 212 Bersiap Gelar Aksi 299 di Gedung DPR

Alumni 212 Bersiap Gelar Aksi 299 di Gedung DPR

Jakarta – Kabar mengenai Aksi turun ke jalan yang akan dilakukan pada Jumat besok akan ...