Home > Ragam Berita > Nasional > Wanita Emas Terbelit Kasus Dugaan Penipuan Proyek Pembangunan Jalan

Wanita Emas Terbelit Kasus Dugaan Penipuan Proyek Pembangunan Jalan

Jakarta – Polda Metro Jaya telah menerbitkan surat perintah membawa bakal calon gubernur DKI Jakarta, Hasnaeni Moein atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Wanita Emas” terkait laporan dugaan penipua serta penggelapan.

Wanita Emas Terbelit Kasus Dugaan Penipuan Proyek Pembangunan Jalan

“Pemeriksaan terlapor Hasnaeni, penyidik berniat memeriksa dan telah mengirimkan dua kali surat panggilan namun terlapor tidak hadir,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti saat dihubungi di Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Krishna mengungkapkan jika penyidik menerbitkan surat perintah tersebut karena Hasnaeni yang terdaftar sebagai saksi tidak datang memenuhi panggilan aparat sebanyak dua kali.

Krishna menambahkan, pelapor Abu Arief M Hasibuan melaporkan Hasnaeni terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/4336/XI/2014/2014/PMJ/Dit Reskrimum tertanggal 26 November 2014.

Perwira menengah kepolisian tersebut menjelaskan, awalnya Abu Arief sebagai Direktur Utama PT Trikora Cipta Jaya dikenalkan dengan Hasnaeni melalui Arifin Abas Hutasuhut untuk mengurus sanggahan banding proyek pembangunan dua ruas jalan di kota Jayapura, Papua, pada akhir Mei 2014 silam. Arifin Abas membuat surat perjanjian untuk mengurus sanggahan banding yang ditandatangani Abu Arief beserta Hasnaeni.

Hasnaeni kemudian meminta Abu Arief membayarkan enam unit Iphone senilai Rp 30 juta dan menyerahkan cek BRI senilai Rp 500 juta kepada Hasnaeni. Selain itu, pelapor juga mentransfer Rp 200 juta ke kartu kredit terlapor, membayar belanjaan Rp 21 juta dan mengirimkan uang ke rekening atas nama Muslim Mahmud (suami Hasnaeni) sebesar Rp 200 juta.

“Alasan korban mengirimkan sejumlah uang karena terlapor (Hasnaeni) menjanjikan akan membantu memenangkan sanggahan banding tender proyek di Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Krishna. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Politisi Gerindra Sarankan Setya Novanto Dirawat di Singapura

Politisi Gerindra Sarankan Setya Novanto Dirawat di Singapura

Jakarta – Keterangan terbaru dari frederich Yunadi selaku kuasa hukum Setya Novanto, mengatakan jika kliennya ...