Home > Ragam Berita > Nasional > Dibobol Maling, Sekolah Dasar Ini Merugi Puluhan Juta Rupiah

Dibobol Maling, Sekolah Dasar Ini Merugi Puluhan Juta Rupiah

Jakarta – SD Karangtengah 3, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, dibobol maling. Diduga, pihak sekolah merugi puluhan juta rupiah. Pencuri tesebut mengambil beberapa barang. Misalnya, uang, bel sekolah, kamera, infocus, printer, amplifier, dan puluhan pakaian olahraga.

Dibobol Maling, Sekolah Dasar Ini Merugi Puluhan Juta Rupiah

Diduga, pencuri beraksi pada Sabtu dini hari (16/4). Penjaga sekolah pun baru mengetahui aksi tersebut pada pukul 06.00.

”Saya dapat laporan dari penjaga sekolah, jika ruang kantor ada yang bongkar. Pas saya datang sekat pintu ada yang rusak, diduga pencurinya masuk lewat situ,” kata Kasek SD Karangtengah 3 Apep Sutandar kepada wartawan.

Dalam aksinya, pencuri tersebut membongkar beberapa lemari penyimpanan. Selain sejumlah barang, uang tunai sebesar Rp 150 ribu raib. Tak hanya itu, peralatan dan dokumen untuk pemenuhan akreditasi serta persiapan ujian hilang.

”Lemari buku, lemari pakaian olahraga dan peralatan sekolah hilang. Uang tunai Rp 150 ribu simpanan guru juga raib, yang lebih besar lagi peralatan dan dokumen akreditasi dan persiapan ujian hilang,” lanjutnya.

Sementara itu, orang tua salah satu murid Wilda Topan terpaksa meminjamkan printer ke pihak sekolah karena printer milik sekolah hilang, karena sekolah membutuhkan printer untuk mencetak kertas ujian yang akan segera dimulai.

”Saya tadi sengaja datang ke sini begitu mendengar ada pencuri beraksi di sekolah. Tadi juga saya minjamin printer karena milik sekolah hilang, katanya untuk memenuhi kebutuhan persiapan ujian. Aksi pencuri ini terbilang nekat karena lokasinya tak jauh dari pemukiman penduduk,” katanya geram. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Wapres JK Menyebut Terorisme Bisa Berkembang di Negara Gagal

Wapres JK Menyebut Terorisme Bisa Berkembang di Negara Gagal

Jakarta – Terorisme dinilai dapat tumbuh pada negara-negara gagal dikarenakan banyaknya pengangguran dan masyarakatnya merasa ...