Home > Ragam Berita > Nasional > Logika Ahmad Dhani Dapat Teguran KPI karena Salahi Aturan

Logika Ahmad Dhani Dapat Teguran KPI karena Salahi Aturan

Jakarta – Ahmad Dhani memiliki acara televisi. Yakni, Logika Ahmad Dhani. Dalam acara tersebut, bos Republik Cinta Management tersebut memang menjadi host.

Logika Ahmad Dhani Dapat Teguran KPI karena Salahi Aturan

Namun, kini acara itu dinilai melanggar aturan. Itu tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Karena itu, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan surat teguran tertulis pada 23 Maret.

Sebagaimana pantauan Harian Indo pada Senin (25/4/2016), KPI memberikan teguran karena Logika Ahmad Dhani yang disiarkan pada tanggal 6 Maret 2016. Saat itu, Nikita Mirzani dan Andi Soraya menjadi bintang tamu.

Dalam teguran tertulis yang dilayangkan oleh KPI tersebut, dijelaskan bila ada percakapan yang dianggap telah melanggar norma kesopanan dan kesusilaan. Bukan cuma itu saja, percakapan antara Ahmad Dhani dan Nikita itu dinilai sudah menampilkan percakapan tentang aktivitas seks.

Lebih lanjut, KPI menjelaskan bila Logika Ahmad Dhani telah melanggar beberapa pasal yaitu Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9 dan Pasal 16 dan Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 9 dan Pasal 18 huruf e. Mereka juga meminta agar acara ini lebih memperhatikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan utama penayangan program siaran. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Gerakan Dakwah HTI Membawa Konsep Khilafah

Gerakan Dakwah HTI Membawa Konsep Khilafah

Jakarta – Rencana pemerintah dalam membubarkan organisasi Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI dinilai tidak terlalu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis